Kringgg
Bunyi alarm yg kencang itu mengganggu tidur pulas gadis cantik yg berbalut selimut tebal, dan dengan terpaksa dia mengerjapkan matanya.
"Duh apaan sih berisik banget ni alarm." teriak Alana.
Ya dia Alana, Alana Pranza Aditama.
"Siapa sih yg ngidupin ni alarm, ganggu banget." lanjutnya.
Tok tok tok
"Na bukain pintunya, ini udah siang ogeb, lo harus sekolah nyet." teriak seseorang dari luar kamar Alana.
Ckrek
Alana membuka pintu kamarnya dengan muka yg kusut dan menahan emosi.
"Apaan?" ketus Alana.
"Pake tanya lagi, lo pasang jam kagak sih di kamar lo?"
ucap Alano.
"Heh lo kira gue kere? Gak mampu beli jam dinding gitu?" omel Alana.
"Alah, duit dari papa aja lo bangganya minta ampun."
cerca Alano.
Saat Alana ingin membuka mulutnya, mamanya datang dengan ngomel ngomel.
"Kalian ini gimana sih! Alano, mama kan nyuruh kamu bangunin Alana malah debat yang gak penting." omel Nana, mama Alana.
"Ini tuh udah jam 06.45 dan kalian masih disini? Heran mama punya anak kayak kalian." lanjutnya
1detik
2detik
3detik
4detik
5detik
"Whaaaaattt!!! Ini udah jam 06.45?? kenapa mama gak bangunin aku? Aku bisa telat kalo gini" seru Alana heboh dan alay.
"Heh gue udah bangunin lo ya na, lo nya aja yg ribet bgt." kata Alano tidak terima.
"Udah udah sana Alana mandi dulu, mama tunggu di meja makan. Gak pake lama." kata Nana.
"Ngapain lo masih bengong di pintu? Sana buruan mandi, gue tinggalin baru tau rasa lo." kata Alano.
"Iya iya, dasar abang laknat." ucap Alana langsung ngacir ke kamar mandi.
"Heh dugong,lo tuh yg laknat, dasar kembaran laknat." teriak Alano sambil menendang pintu kamar adiknya itu.
"Awww sakit kaki gue, sialan nih pintu." kata Alano.
🐱🐱🐱🐱
"Alana mana no?" tanya Farhan, ayah mereka.
"Baru bangun dia pa." jawab Alano setelah meminum susunya.
"Aku berangkat dulu ya ma pa. Ada rapat osis pagi ini jam 7." kata Alano.
"Oh iyaudah No biar Lana sama papa aja kalo gitu." kata mama.
"Aduh gak bisa ma, aku harus berangkat juga ini, ada meeting sama client." jawab Farhan.
"Yaudah pa hati hati ya." kata mama.
Setelah kepergian Alano dan Farhan, Nana menuju halaman depan untuk menyiram tanaman.
"Ma bang Lano mana? Kok gak ada." tanya Lana.
"Abang sama papa udah berangkat sayang, kamu bawa mobil sendiri ya." jelas mama.
"Yah kok aku ditinggalin sih ma." kata Lana dengan wajah yg melas.
"Abang mau ada rapat osis dan papa ada meeting na." jawab mama.
Tanpa berbicara Alana langsung berlari menuju garasi untuk mengambil mobilnya.
Tin tin
"Lana berangkat dulu ma, dada." teriak Alana dari dalam mobil.
Dijalan sudah tidak begitu macet karena ini sudah jam setengah 8 dan itu artinya siswa dan pekerja sudah sampai di tempatnya, dan tidak membuat jalanan menjadi macet.
Sesampainya di sekolah gerbangnya sudah di tutup.
"Yah telat deh gue. Gimana ya caranya biar gue bisa masuk." pikir Lana.
Alana keluar dari mobilnya dan mencoba menggerakkan gerbang yg besar itu.
"Ini sudah terlambat jadi gak bisa masuk." ucap satpam yg bernama Ujang.
"Pak Ujang bukain dong gerbangnya saya mau masuk nih." kata Alana dengan nada memelas.
"Gak bisa! Ini sudah menjadi peraturan." tegas pak Ujang.
"Pelit banget." teriak Alana.
Greenngg
Suara deruan mesin motor yg menuju ke gerbang membuat Alana melongo, pasalnya cowok cowok yg menaiki moge itu tampan semua.
"Gila, ganteng banget tu cowok yg di depan." batin Alana.
"Woy ngapain bengong." kata salah satu cowok.
"Buset, lo abis sarapan apa sih. Bau banget tu mulut." teriak Alana.
"Ah masa sih?" tanya David
sambil menghirup nafasnya.
"Duh bego banget sih gue, ngapain gue bilang gitu coba. padahal tu mulut harum bgt." batin Alana kembali.
"Mulut gue harum kok, hidung lo kali yg gangguan." kekeh David.
"Hai cantik, kamu telat masuk sekolah ya."goda Kevin.
"Ya iyalah dia telat, kalo gak telat mana mungkin dia disini vin." jawab Aksel.
"Pak Ujang bukain gerbangnya saya mau masuk." suruh David pada pak Ujang.
Tanpa basa basi pak Ujan langsung membukakan gerbangnya.
"Eh buset cepet amat tu satpam buka gerbangnya, gue dari tadi disini kagak di bukain." batin Alana.
"Ayo cantik kita masuk." kata Kevin.
"Eehh i-iyaa." jawab Alana dengan gugup.
"Makasih ya pak Ujang yg ganteng tapi masih lebih ganteng saya." kata David sambil tertawa. Sedangkan sahabatnya sudah ilang dengan motornya masing masing.
"Kampret lo pada gue ditinggalin, dede gak bisa di giniin." drama David.
"Gu-gue duluan ya." kata Alana pelan.
Tanpa menunggu jawaban dari David, ia langsung berlari menuju kelasnya.
"Dasar cewek aneh, ketemu cogan malah takut." kekeh David.
🐣🐣🐣🐣🐣
Haii makasih ya yg udah mau baca cerita aku☺ ini cerita pertama aku, jadi maaf ya kalo cerita nya agak gak jelas.
Follow ig aku ya @galeeel1908
See you💗
YOU ARE READING
My Perfect Badboy
RandomAlana gadis ceria dan cantik yang harus terpaksa menerima perjodohan dengan cowok satu sekolahnya hanya demi mamanya. Alana dan David. David si cowok badboy dan most wanted di sekolah nya dengan pesona tampan nya. Dia bukan badboy seperti laki-laki...
