Prolog

29 5 3
                                        

Kalau boleh aku meminta sekali lagi, aku mau kita tidak akan pernah bertemu lagi. Sama sekali tak ingin. Maksudku, siapa yang mau bertemu seorang lelaki sedingin es di kutub utara semacam kamu? Aku hanya merasa bingung. Dirimu yang dulu kemana? Hangat yang kamu lepaskan saat bersamaku, kini hilang tidak tau kemana.

Tapi saat pertahananmu perlahan runtuh dan mencair, takdir membuatku marah. Kamu pergi. Aku ingin menolak takdir ini. Takdir, hal yang mengatur diri seenaknya tanpa memikirkan perasaan si penikmatnya. Tanpa peduli menjadi kenyataan penuh tawa atau bumerang yang melayang seketika. Menusuk sampai dalam. Sakit namun tidak berdarah.

Namun, harapanku masih ada. Cinta adalah alasan yang menjadi sebuah harapan. Di balik dinginnya pilu hatimu, dan semburat kehangatan hatiku. Di balik kisah di masa lalumu. Di balik kisah kita. Hal yang mampu membuat luka padamu dan aku, tetapi juga menjadi alasan yang pernah menyatukan kita.

Aku, Emily Kayden. Yang awalnya kamu kira adalah aku seseorang yang paling cengeng sedunia, lalu pada akhirnya kamu bilang aku manusia paling kuat diantara jutaan manusia di bumi. Yang dulunya selalu berfikir bahwa seorang seperti kamu pasti membenciku. Namun kemudian aku salah, karena nyatanya kamu yang selalu menyayangiku. Bahkan dari awal kamu menangkap iris mataku.

Kamu, dimana? Aku rindu.

Kamu, seorang Pangeranku yang sangat dingin, yang mendekati kata sempurna. Aku heran, kenapa aku bisa menyayangimu atau bahkan mencintaimu? Padahal kamu adalah orang yang paling pelit tersenyum dan irit berbicara yang pernah aku temui. Apapun itu, aku tetap mencintaimu dengan setulus hatiku. Namun, seperti semesta berkata lain.

Masih tentangmu. Kamu yang kini bertakhta dalam diam dengan senyum tipismu itu. Takhta di sebuah ruangan gelap tak bercahaya. Sebuah ruangan dihatiku, yang telah lama kosong dan gelap. Semuanya untukmu. Untuk dirimu. Hanya dirimu. Rindu ini mulai mendesak di dadaku, lagi lagi karena dirimu, pangeran dinginku.

Sungguh, apa kau tak ingin kembali?

-----

Hello🦄
Hope you enjoy with my second story:)
Btw, maaf buat ff aku yg "Keep You" aku un-publish, karna ada alasan yg enggak bisa aku sampein. Dan ini gantinya.
Semoga seneng ya!♥️
-with love, gita♥️

EMILY Où les histoires vivent. Découvrez maintenant