[Cerita ini hanya fiksi belaka. Di tulis hanya untuk menyalurkan imajinasi author dan membuat tambahan bacaan para reader. Jika ada kesamaan nama tokoh, nama tempat, dll di kehidupan nyata maupun di cerita lain, saya mohon maaf, karena mungkin saya tidak sengaja terinspirasi dari sana.]
Selamat membaca!
»»»»
Semua yang ada di dunia itu, fana, semu, tak nyata, hanya bersifat sementara, singkat dan dengan cepat menghilang
Apa lagi, jika menyangkut yang bernama kan cinta, oh, itu sudah pasti adalah kefanaan
Dan itulah yang Pelangi Zahrani pelajari dari kisah cintanya yang begitu pelik, tidak usah di ungkit lagi, itu hanya membuat hatinya kian sakit
Cinta itu fana, apa lagi cinta Pelangi untuk seseorang bernama Azkarya Guntur, yang dia dapatkan dari cinta itu hanyalah sakit hati dan fatamorgana halusinasi saja
Yah, lagi pula nama mereka saja sudah bertolak belakang Pelangi dan Guntur? Ha ha, apa mungkin kedua reaksi alam itu bisa ada dalam satu titik, satu tempat, satu jalan dan satu akal?
Tidak, tidak akan pernah bisa
Sekalipun Pelangi berjuang meraih hati Guntur —yang sama kerasnya seperti suara petir ketika bergelegar— Guntur tidak akan pernah sudi, tidak akan pernah mau membalas cinta gadis bernama Pelangi itu
Kenapa? Bagaimana Guntur bisa sebegitu bencinya pada Pelangi? Apakah hukum tuhan yang di ciptakan untuk dua reaksi alam itu berlaku juga pada dua insan anak Adam dan Hawa ini?
Kejam sekali tuhan memberikan kepada mereka takdir yang seperti ini.
Dan cerita ini berjudul Evanescent, suatu kata sifat yang berarti lekas menghilang hanya bertahan dalam kurun waktu yang singkat
Seperti hal nya cinta...
»»»»
Pelangi Zahrani namanya, gadis yang Februari kemarin berusia enam belas tahun dan juga baru naik ke kelas sebelas di SMA Gemintang Raya di kota hujan
Orangnya tidak begitu supel, cenderung pemalu dan apatis. Wajahnya biasa-biasa saja, dengan adanya satu dua jerawat yang kadang muncul seenaknya. Kulitnya tidak putih tidak juga hitam. Berat badannya tidak ideal tapi tidak juga kurus apa lagi gendut. Tingginya hanya mencapai 159 cm saja, diantara teman-temannya yang rata-rata bisa sampai 162 cm
Tapi ada hal dari Pelangi yang bisa menarik perhatian orang-orang padanya. Matanya adalah mata yang indah dengan iris hitam sekelam malam dengan kelopak yang tiap kali tersenyum akan menyipit yang tandanya ia memiliki eye smile. Lalu di sudut kiri bibirnya terdapat lubang, maksudku lesung pipit yang manis.
KAMU SEDANG MEMBACA
Evanescent
Teen Fiction[Cerita ini hanya fiksi belaka. Di tulis hanya untuk menyalurkan imajinasi author dan membuat tambahan bacaan para reader. Jika ada kesamaan nama tokoh, nama tempat, dll di kehidupan nyata maupun di cerita lain, saya mohon maaf, karena mungkin saya...
