Chapter Pertama

4.8K 468 71
                                        


Selamat Membaca

Musim dingin telah usai, saatnya musim semi merajai 3 bulan kedepan. Pagi yang cerah di musim yang indah dengan bunga-bunga serta tumbuhan lainnya yang mulai bermekaran.

Pagi itu di mansion mewah milik keluarga choi nampak sepi. Para pelayan tengah sibuk menata makanan besar yang ada disana. Menyiapkan sarapan untuk penghuni mansion megah tersebut.

Park soyoung, sang nyonya besar menjadi orang pertama yang turun menuju ruang makan. Makanan telah tersaji dengan lengkap di meja makan, semua sudah disiapkan dengan sempurna oleh para pelayan keluarga choi.

"Selamat pagi nyonya besar" sapa para pelayan sambil membungkuk dengan formal.

"Pagi" balas nya singkat.

"Teh nyonya?"tawar seorang pelayan sambil membawa teko kaca yang berisikan teh.

"Ya, jangan terlalu manis"

"Baik nyonya"

Sang pelayan mulai melakukan tugasnya. Selayaknya keluarga para konglomerat pada umumnya, para pelayan berkumpul dan berdiri berjejer di ruang makan saat sang majikan menyantap sarapan. Begitulah keadaan yang terjadi saat ini.

Tap

Tap

Tap

"Pagi ma" sapa seorang pria dengan wajah tampan serta tingginya yang menjulang. Choi yifan, putra pertama keluarga choi.

"Pagi sayang" balas soyoung dengan senyum keibuannya.

"Dimana adikmu?" Tanya soyoung pada yifan yang sudah duduk di meja yang berhadapan langsung dengan dirinya.

"Adikku yang mana? Sehun atau Chanyeol?" Tanya kris kemudian tanpa melihat raut wajah soyoung yang langsung berubah menjadi datar.

Yifan yang tak mendapat jawaban dari ibunya pun mengalihkan atensinya dari ponsel, kemudian ia menghela nafas pelan saat tau apa yang menyebabkan mood ibunya menjadi buruk.

"Ma, dia juga adikku. Tak salah bukan aku menanyakan kembali kepada mama?" Ucap yifan lembut.

"Tapi dia bukan anakku!" Tegas soyoung menekan dikata bukan dengan tegasnya.

"Tapi suka tidak suka, kita tak bisa memungkiri kenyataan bahwa Sehun juga bagian dari keluarga choi ma"

"Yifan sudah mama katakan bukan ka-"

"Ada apa ini pagi-pagi sudah ribut?"Tanya lelaki choi lainnya, choi Chanyeol. Anak kedua keluarga choi.

"Kenapa suasananya tegang sekali" tanya chanyeol membuat suasana disana makin tegang, tanpa mempedulikan keadaan tak mengenakan yang ada Chanyeol berjalan menuju bangku yang ada disamping ibunya.

Cup

"Selamat pagi ma" sapanya setelah mencium pipi ibunya sekilas.

"Pagi sayang, tidur mu nyenyak?" Tanya soyoung penuh perhatian.

"Tentu saja ma" jawab chanyeol mulai fokus pada hidangan yang ada. Para pelayan dengan telaten melayani majikan mereka. Dimulai dari menuang minuman sampai menyiapkan makanan yang diinginkan.

Tak lama sang tuan besar turun dengan pakaian rapi juga dasi dan jas yang menggantung di lengannya. Choi siwon bergabung ke meja makan bersama keluarga nya.

Soyoung berdiri dari kursi sesaat setelah siwon duduk ditempatnya. Berjalan menghampiri suaminya kemudian mengambil dasi dan memasangnya dengan telaten.

"Terima kasih sayang" ucap Siwon tersenyum pada soyoung.

"Sama-sama" balas soyoung kemudian ia kembali duduk di kursinya. Siwon mengedarkan pandangan keseluruh anggota keluarga nya, ada satu orang lagi yang belum bergabung bersama mereka.

OUR FATE LOVEWhere stories live. Discover now