Prolog

196 28 26
                                        

Backsound: Taeyeon–Fine

🍃🍃🍃

"Aku tahu ada makna dibalik semuanya, semua termasuk mengapa Tuhan membawa kamu pergi."

***

Adeva pov

Namaku Adeva, Adeva Zeana Alvareza. Remaja berusia 16 tahun yang hobinya mendekam di kamar. Hari ini, seperti yang sudah terjadi berturut-turut selama 10 tahun kemarin, aku akan menghadiri drama musikal di panggung teater dekat alun-alun kota.

Aku kembali mematut diri didepan cermin berbentuk lonjong seukuran tubuh. Memandangi tubuh putihku yang hari ini mengenakan dress hitam tanpa lengan, hal itu benar-benar membuatku terlihat akan pergi ke pemakaman daripada ke sebuah teater drama musikal.

Sama seperti tahun-tahun yang lalu, aku kembali memakai dress dengan warna hitam, alasan nya? Agar dia mengenaliku, hanya itu dan cuma itu. Mengenali anak perempuan kecil yang mengenakan dress warna hitam selutut 10 tahun yang lalu.

"Zea ayo cepat, acaranya sudah mau dimulai, nanti kita terlambat!" Ayahku berseru dari balik pintu kamar.

"Iyah ayah!" Baru saja kakiku ingin melangkah keluar sebelum ponselku didalam sling bag berdering, pertanda bahwa ada panggilan masuk.

Segera kuambil ponselku, melihat caller id sang penelpon lalu mengembuskan nafas bosan namun tak urung menerima panggilan tersebut.

"Adevaaaa lo nggak lupa kan? Buruan kesiniiii!! Kalau lo nggak dateng besok siap-siap gue sembelih!" Ancam Zhefira dari seberang yang tak membuatku takut sama sekali.

Aku hanya menghembuskan nafas, tak berniat menanggapi cerocosan Zhefi yang benar-benar unfaedah.

"Dev! Lo denger gua nggak sih! Gc kesini! Jangan diem aja sih! Tanggapin kek omongan gue, berasa teleponan sama mayat tau nggak! "

"Hm," jawabku singkat, padat dan jelas.

Pipp

Setelahnya kumatikan sambungan telepon secara sepihak. Kalian bisa bilang kalau aku songong, mau dibagaimanakan lagi beginilah aku.

Aku segera melanjutkan langkah membuka dan menutup pintu kamar lalu menuruni tangga menuju lantai bawah.

10 tahun yang lalu adalah saat dimana pertama kalinya aku keluar dari rumah. Saat itu diusiaku yang genap 6 tahun, ayah mengajakku kesebuah teater musikal, bagiku itu adalah hari paling bersejarah dalam hidup, hari dimana untuk pertama kalinya tuhan memamerkan padaku ciptaan-Nya yang sempurna.

×××

Halo! Kami kambek egen!

Kami si tiga sejoli membawa sebuah cerita yang berjudul 'De javu of love' semoga kalian menyukai cerita ini.

Entah sudah berapa lama, kami baru siap untuk mempublikasi nya sekarang💕

Ok skip!

Vomment kalian kami tunggu selalu😍

Ok, siyu papay gaess👋

Salam
MLH_Edelwis18

Dejavu Of Love [On Going]La tua prossima ossessione. Scoprilo ora