'Prolog

54 6 0
                                        

Sinar pagi telah menampakkan dirinya dibalik awan. Seorang gadis berdiri tepat digerbang SMA Teladan, gedung sekolah yang telah lama didirikan oleh Yayasan sekitar puluhan tahun.

Seorang gadis berusia 16 tahun memasuki gerbang SMA Teladan dengan pakaian yang lengkap. Similir angin menerpa wajahnya yang cantik dan mampu menarik perhatian cowok yang berada di sekitar nya. Ia memang sering menjadi pusat perhatian maka dari itu ia tak merasa gelisah diperhatikan secara terang terangan oleh lawan jenis.

Detingan ponselnya bergetar, ia mengambil benda pipih itu dari saku roknya. Notif dari sahabatnya tertera dilayar ponselnya, ya siapa lagi kalau bukan Adelia Faranisa Azni sahabatnya yang kebetulan juga sekolah yang sama. Iya, Helena adalah murid baru di SMA Teladan ini karna keluarganya baru pindah ke Jakarta.

Adelia Faranisa Azni
Oii, lo udah sampai belum? Gue kangen berat nih sama lo :(

Jari jarinya mulai menari pada papan keyboard tanpa menghentikan langkahnya menuju kelas

Helena Qanshana
Iya, gue udah sampai. Lo tunggu aja gue dikelas lo. Jangan lupa sambut kedatangan gue pake tari gelombang yee wkwk

Brukkk...

Baru saja ia membalas pesan kepada temannya, kepalanya sudah bertabrakan dengan tas seseorang yg berada didepannya.

"Aduh"

Cowok berwajah dingin itu menoleh kebelakang dan mendapati perempuan yang sedang mengusap kepalanya

"He! lo manusia! Lo bisa gak sih kalau berdiri jangan ditengah jalan? Sakit tau!" Ujar Helena

Cowok itu menatap Helena dengan kebingungan. Biasanya cewek mana pun yang marah padanya akan luluh saat melihat wajah tampannya. Tapi kali ini tidak

"Hello!!! gua ngomong sama lo! Lo bisa gak sih minggir, gue mau lewat!" Ujar Helena kesel

Yang ditatap pun hanya membalas dengan tatapan tajam. Mencoba menggoyah usaha cewek yang sedang memarahinya. Biasanya cewek manapun yang ditatap tajam akan menunduk ketakutan, tetapi cewek didepannya tidak terpengaruh dengan efek tatapan itu

"Eh itu mata gak usah gitu amat, lo kira gua bakal takut?"

Cowok yang tidak ia ketahui namanya itu membalikkan badannya lalu pergi tanpa mengucap sepatah katapun, sedangkan cewek itupun merasa dirinya dipermalukan didepan siswa siswi SMA Teladan

"Awas lo beruang kutub!"

Dari situlah awal takdir mempertemukan mereka

AdlenaStories to obsess over. Discover now