random talk

Mulai dari awal
                                        

"Gak masalah."

Dududududu ~ Uang yang menang kemarin bisa buat lamaran aja gak, ya? Gue siap dipinang :)

Gue mengubah posisi yang tadinya miring jadi terlentang. "Kak,"

"Hm."

"Makasih."

"Hm."

"Aku udah mau tidur."

"Yakin?"

Gue ngangguk.

"Belum sampe sejam."

"Aku mau ngampus. Gak mau bolos."

"Sok rajin."

Hhh ... Ada ya, orang kayak dia di dunia ini?

"Gue jemput."

"Oceeyy!"

Kak Doyoung diam. Mungkin nunggu gue ngomong lagi.

"Ini akunya gak mau diomelin dulu?"

"Nanti."

"Kok nanti?"

"Biar ada feelnya."

TERSERAH KAK TERSERAH!

Setelah itu gue matiin lampu kamar dan nyalain lampu tidur. Gue ngebenerin posisi tidur gue terus selimutan. Tadi sebelum tidur gue ingat banget suhunya 16 derajat. Tapi ternyata, hawa buatan itu gak ada apa-apanya sama ngerinya kekuatan pikiran. Sekarang udah gak apa-apa. Gue beneran udah jauh lebih baik dari sebelumnya.

Karena gue tau, walaupun di luar sana ada yang berpikiran bahwa gue adalah seorang yang worthless, tapi di sekitar gue ada orang-orang yang memperlakukan gue sebagai seorang yang priceless.

Gue mengganti mode video call jadi mode telpon biasa soalnya gue gak mau Kak Doyoung liat muka jelek gue pas lagi tidur. Walaupun dia pernah bilang kalau gue gak pernah jelek, gue masih percaya bahwa all men do is lie. Gue bukan Aurora yang kelihatan beauty pas sleeping. Big no.

"When you try your best but you don't succeed
When you get what you want but not what you need
When you feel so tired but you can't sleep
Stuck in reverse

When the tears come streaming down your face
'Cause you lose something you can't replace
When you love someone but it goes to waste
What could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you"

Dua per tiga kesadaran gue udah hilang ketika hp gue kembali bergetar. Mau gue abaikan pun gak bisa. Gue kepoan orangnya.

Jadi dengan sisa-sisa kesadaran yang ada, gue buka chat baru yang masuk. Dari orang yang sama dengan yang masih nyanyi sekarang. Entah dia sok multitasking nelpon sambil nyanyi sambil ngetik juga udahlah, bodo amat.

Dengan mata yang masing-masing cuma terbuka 2 mm, gue berusaha buat baca apa isinya.

Ternyata, bukan kata-kata biasa.

Tapi gambar.

Gambar yang mungkin, bakalan bikin gue merasa menyesal kalau baru buka pas fajar tiba.

Gambar yang mungkin, bakalan bikin gue merasa menyesal kalau baru buka pas fajar tiba

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Selamat tidur.
















••••

Sepertinya, wattpad butuh genre tambahan. Genre 'halusinasi' 😊

Anyway, all pictures above aren't mine. Cr to owner. Buat yang editan aku nemu di twitter tapi lupa siapa pengirimnya. Kalau ada yang tau tolong bilang ya, biar aku kasih credit sekalian bilang makasih sama yang buat. Pas banget buat part ini soalnya HAHAHAHA

Bonus: keadaan kakak-kakak panitia baksos yang malamnya baru sampe rumah tapi paginya udah mesti kuliah karena ada kelas

Bonus: keadaan kakak-kakak panitia baksos yang malamnya baru sampe rumah tapi paginya udah mesti kuliah karena ada kelas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
The Grumpy | DoyoungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang