1. Kebiasaan

655 73 110
                                        

Suara dengkuran terdengar sangat jelas, halus dan menenangkan.
Karna kamarnya yang tersedia berada dilantai dua dan juga terbuat hanya khusus untuknya atas permintaanya sendiri menjadi kamar kedap suara yang membuat ia dengan leluasa menganggap kamarnya seperti hutan dan bisa seenaknya berteriak hingga pita suaranya putus sekalipun.

Manusia ini adalah seorang laki-laki yang memiliki kepribadian tidak rajin akan hal penampilan namun tidak dengan bau badan, dia selalu bangun kesiangan bahkan tidurnya sangat tidak teratur. Dan dia adalah sosok manusia yang di beri nama Azka Agam Agler.

"Agam masi tidur?"
Suara bariton milik Brata mengagetkan Hera yang sedang asik didapur.

"Ehh-- ngagetin aja, iya lah itu-tuh liat hasil didikan kamu, gak bener kan?" Hera ngedumel sambil memutar bola matanya malas.

Brata tersenyum lembut. "Yang terpenting menjadi pemimpin itu adalah tanggung jawab Ma, bukan bukan bangun pagi. sudah biar Papa yang membangunkan!" ucap Brata.

~~<>~~

Brata memang selalu mendukung apapun yang putranya lakukan selagi masih baik dan masuk akal.

Brata memiliki dua anak laki-laki yang sangat tampan. Sifat kedua anaknya sangatlah berbeda, anak pertama Brata lebih menguasai sifat Ibunya yang dewasa dan tanggung jawab, sedangkan berbeda jauh dengan anak terakhirnya, dia lebih dominan pada Brata yang memiliki sifat bad-boy, baik dan tanggung jawab.

Dulu Brata memang bad-boy bahkan lebih dari Agam anak nya. Namun, ketika Brata bertemu dengan Hera ia berubah, kebiasaan buruknya mulai ia tinggalkan. Tapi masih jarang juga Brata sering merasa rindu dengan masa-masa nya dulu.

Brata hanya memiliki dua anak, ke-duanya hanya terpaut jarak dua tahun saja.
Yang pertama bernama Adira Fairuz Agler sekarang anaknya sudah mapan meskipun sedang dalam keadaan menjadi mahasiswa. Adira meneruskan perusahaan Brata yang berada di Dubai.
Dan, Yang ke-dua ada Azka Agam Agler yang kini masih menduduki kelas 12 SMA.

Selama ini banyak yang menganggap Agam adalah anak nakal yang selalu main malam, bodoh dan tidak sopan, suka tawuran, dan membolos.
Banyak yang melihat Agam dengan tampang ngerinya. Menurut orang, Agam sangat mengerikan!!

Banyak yang disayangkan orang-orang ketika melihat kelakuan Agam. 'ganteng ganteng tapi nakal.' pikirnya.
Bahkan mereka belum mengetahui sifat asli seorang Agam. Namun, mereka sudah berani-beraninya menilai begitu saja.

Bagi Agam mendengar perkataan seperti itu sudah seperti lagu yang terus memutar diotaknya, tapi Agam tidak terlalu ambil pusing dianggapnya hanya masuk kuping kanan, keluar kuping kiri.

~~<>~~

"Agam. "

Toktoktok

Brata membuka pintu kamar Agam dan masuk.
Astaga, ini anak tidur mimpi kebo lagi beranak apa lagi mimpi basah sih, tidur kok gak bisa diam. Batin Brata sambil menggeleng kan kepalanya.
Bagaimana tidak, Agam tidur dengan posisi kepala berada di bawah kasur dan kaki diatas kasurnya dengan guling yang sudah ntah kemana.

"Gam apa kamu tidak sekolah hari ini??"

1 menit

2 menit...

Tidak ada sahutan sama sekali membuat Brata mendengus kesal, jam sudah menunjukan pukul tujuh, tapi anaknya ini masih saja bergulat dengan mimpinya. Dengan terpaksa Brata akhirnya meluncurkan aksi nya.

Brata mendengus kesal, bahkan saat ia menarik paksa kaki anaknya, tak ada reaksi apapun.
Diikatnya kaki Agam pada kaki meja dan brata pun berteriak-.

My Crazy GuyWhere stories live. Discover now