"Sehun, Tungguin Gue Napa?" Teriak seorang Gadis dengan Seragam Junior High School. Rok Berwarna Biru Serta Kemeja Putih membuatnya terlihat Cantik. Almameter Biru Tersimpan Sempurna ditangannya
Di Name Tag-nya Terdapat Tulisan Oh Hana. Sehun memandang Adiknya dari Atas sampai Bawah dengan Tatapan Malas, Lalu berjalan begitu saja meninggalkan Hana yang sedang Sibuk Menuruni tangga. Oh Hana lantas Mendengus lalu Berjalan Dengan Cepat menuruni tangga, Guna mengejar kakaknya
"Oh Sehun. Tungguin Gue Atau Gue Laporin Mami? Lo mau Rambut Laknat Lo itu dipotong Dengan Model Ala Mami?"
Sehun Tak peduli, Ia membuka pintu mobil berwarna Merah itu lalu pergi meninggalkan Perkarangan Rumah Mewah yang didominasi Warna Biru. Hana Menatap Mobil kakaknya itu dari jauh, Menghentakkan Kakinya dilantai. Kalau begini apa yang bisa ia perbuat? Terpaksa Ia Harus membawa kendaraan Sendiri Atau lebih Mampusnya harus menaiki Bus
Berbeda dengan Sehun yang Sedang menatap jalanan Dengan kosong. Matannya Tak henti memandang Jalanan Dan Tangannya Sibuk memukul mukul stir Mobil. tak bisa terhitung berapa Kali pria itu menghela Nafas karena Macetnya Jalanan
Saat Ini Musim dingin, Dan ia Lupa Bahwa Jalanan Pasti Macet. Kenapa ia tak memilih Berjalan kaki saja tadi? Kalau begini terpaksa dia harus menepikan Mobilnya dan Mulai Berjalan Kaki dengan Ogah ogahan
Pria Itu merapatkan Jaket Hitamnya serta Memperbaiki letak topinya. Matanya memandang tajam Ke Arah seorang Gadis yang sedang Duduk di Halte sambil Mengusap tangannya
Tanpa peduli, Pria itu berjalan melewati Gadis itu. Sehun Berhenti berjalan kala mantanya Menangkap Secarik Kertas Yang terbuang sia-sia Dijalan.
Sehun meraih kertas itu dan membacannya secara perlahan hingga Bibirnya Tertarik Ke Atas
Sunday, 20 May 2018
Hey apa kabar? Kau Baik baik saja? Ini kali ketiga Salju turun setelah kepergianmu. Berarti ini sudah tiga Tahun kau Meninggalkanku
Kau Meninggalkanku dengan senyumanmu. Kau Bilang, Akan Kembali Ditahun Ketiga Ini. Namun mana?
Aku masih setia menunggu untuk tidak membaca suratmu hingga Musim Ini Berakhir. Namun semoga Surat itu Tidak membuatku Kecewa
Aku menepati janjiku menunggumu di Halte dan Terus Membuat tulisan Ungkapan Rasaku. Kau bilang kau akan membacannya? Namun mana?
Hanya satu yang perlu kauTahu! Aku Masih disini dengan Hati yang sama
Sehun menyimpan kertas Tersebut lalu melangkah pergi meninggalkan Gadis yang masih sibuk memandangi Salju Turun. Asap mengepul Banyak diudara menandakan bahwa Pria itu mengembuskan Nafas kasar Ke Udara.
Memperbaiki Letak Topinya Lalu Memasukan Tangannya Kedalam saku jaket Sedetik kemudian, Dia melangkah Mendekati Gadis yang sedang duduk di Halte tersebut
"Hay?"
YOU ARE READING
The LOKS
FanfictionIni tentang Gadis yang terjebak dalan Kisah percintaan Remaja yang klise. Jatuh dan Cinta. Ia Gadis yang sudah Dibuat jatuh cinta Namun kemudian Berakhir hanya dalam kenang. Tak pernah menemu titik temu pada permasalahan Remajanya. Terjebak dalam Ti...
