Cinta

90 6 4
                                        

"Cinta,Kasih Sayang, Kepedulian, Rahasia adalah hal yang membuat diri gue berubah"

"Aluna...,ayo turun kebawah kamu belum makan dari semalam nak"  Namun, gadis itu masih menatap lurus ke luar jendela kamarnya..

Karena tidak ada sahutan dari gadis tersebut.. Ia pun pergi sambil menutup pintu kamar Aluna dengan pelan.

"Bagaimana bi? Aluna gk mau turun?" Tanya seorang wanita paruh baya, wajah nya memiliki paras yang cantik dan terlihat sangat anggun persis seperti Aluna, "gk mau nyonya... wajah nya masih murung seperti biasanya" jawab pembantu dirumah nya itu.

******

Tok.. tok.. tok..
"Aluna boleh saya masuk?" Tidak ada jawaban dari Aluna akhirnya wanita itu masuk ke kamar Aluna.

Wanita itu pun duduk disebelah Aluna dengan posisi Aluna yang tidak berubah sama sekali. Wanita itu pun berkata "Aluna kamu tidak boleh seperti ini, kamu gk boleh putus asa, lupakan masa lalu dan beralih ke masa depan mu Luna... kamu sudah saya daftarkan ke SMA Angkasa, besok kamu sudah harus sekolah dan ingat saya tidak suka melihat kamu bersedih terus!" Tegas wanita tersebut.

Masih tidak ada jawaban dari Aluna dan hal ini memancing emosi wanita tersebut spontan wanita itu pun berkata dalam hatinya "kamu memang gadis tidak tahu diri pantas saja ibumu membencimu" batin wanita itu.

Setelah itu wanita tersebut berdiri dan membelai rambut Aluna dan memperlihatkan senyum termanis nya, lalu mengatakan  "yasudah saya pergi dulu ke kamar ya.. sudah malam kamu sebaiknya tidur Luna... besok kita akan kesekolah barumu" seru nya.

"Aku sudah tahu rencana mu! Jangan bertingkah dan pura-pura baik kepadaku.. aku tidak akan percaya kepada siapapun lagi...!!" Ucap Aluna sembari berdiri dan merapikan tempat tidur nya.

Wanita tersebut kaget mendengar apa yang diucapkan oleh gadis itu.. Ia tidak menyangka Aluna setegar itu atas apa yang terjadi kepadanya.. Ia pikir Aluna memang benar-benar bersedih namun ia salah.. Aluna memang gadis yang tegar.

"Mengapa masih disana? Bukannya anda mau pergi tadi? Tenanglah.. aku bersedih bukan untuk menyesali apa yang terjadi, tapi aku bersedih melihat betapa mirisnya orang-orang yang tidak memiliki hati! Tegas gadis tersebut.

"Aluna.. mengapa kamu berpikir seperti itu? saya sangat menyayangimu Luna lebih dari keluargamu yang lain.." tanya wanita itu dengan wajah terkejut yang disembunyikan

Aluna hanya memalingkan kepalanya dan pergi untuk mengambil baju tidur dan bergegas ke kamar mandi meninggalkan wanita tersebut.

*****

Aluna PoV.

Kutatap pintu kamarku yang telah ditutup oleh wanita itu. Aku berfikir apakah benar aku harus tinggal disini dan bersekolah di tempat yang dipilihnya.

Aku takut kejadian masa lalu itu akan terulang kembali ketika aku salah mengambil langkah, ketika aku salah mempercayai orang, dan yang paling menyedihkan ketika aku percaya akan cinta namun aku dikhianati begitu saja

Sudahlah aku harus mengikhlaskan apa yang telah pergi dan menerima apa yang telah terjadi. Hanya saja aku merasa ada yang janggal dari semua kejadian ini, rasanya ada yang mengganjal dipikiran ku.. semenjak malam itu.

Kulihat notifikasi di hp ku.. Biasanya akan banyak chat yang masuk, namun semuanya berubah sekarang sama sekali tidak ada notifikasi yang masuk. Besok adalah hari pertama ku sekolah dan menjadi anak baru, aku ragu... sungguh aku masih takut untuk bertemu dengan orang-orang.

Sudah jam 12 malam aku pun bergegas untuk tidur apalagi aku akan menjadi anak baru.

******

"Kriingg...kringgg..." kumatikan alarm ku yang berbunyi dan bergegas ke kamar mandi setelah selesai mandi aku bersiap untuk kesekolah baru ku.

"Kamu sudah siap Luna? Ayo biar saya antar" ucap wanita itu
aku hanya diam saja.. kuhiraukan ucapannya yang pura-pura manis.

Setelah sampai disekolah aku begitu terpukau dengan keindahan sekolah itu. Disana terpampang plang nama sekolah yang bertuliskan "SMA Angkasa" lalu aku melihat beberapa anak yang berpakaian sama seperti ku, lalu mereka menatapku seraya berkata "siapa dia? Aku tidak pernah melihatnya" mungkin seperti itu pikirku.

"Ayo Luna, saya antar kamu ke Tu" seru wanita itu.
"tidak perlu.. aku bisa sendiri.. Anda pulang saja.. " jawab ku tanpa ekspresi. Lalu aku pun pergi meninggalkannya dan bergegas mencari ruangan TU.

Setelah mengetahui di kelas mana aku ditempatkan, aku pun pergi ke kelas tersebut dengan diantar oleh staf TU. Namun ketika aku melewati lorong sekolah itu aku melihat beberapa anak cowok dan diantara mereka ada satu wajah yang tidak asing kulihat.  Rasanya aku pernah melihat cowok itu tapi dimana?

"Aluna, ada apa?" Tanya staf TU tersebut. Dan aku pun menjawab "tidak pak, apakah masih jauh kelas nya pak?" Tentunya aku tidak akan memberitahu lagipula mungkin itu hanya perasaan ku saja.

Sekolah ini sangat luas sekali, lebih luas dari sekolah ku yang lama. Aku berharap teman-teman ku tidak ada yang munafik seperti teman disekolah ku yang lama. Aku hanya sedikit trauma dengan kejadian itu.

Akhirnya aku sampai di depan kelas ku yang ternyata ada di lantai 3. Aku pun memasuki kelas ku, kulihat beberapa anak yang sedang sibuk dengan kegiatannya tiba-tiba terhenti karena keberadaan ku.

"Baiklah anak-anak kelas kalian kedatangan murid baru, sekarang tolong perhatiannya sebentar biarkan dia memperkenalkan dirinya" jelas staf TU itu.
"Baik pak" jawab anak-anak kelas dengan serempak.

"Selamat siang, kenalkan nama saya Aluna Margareta kalian bisa panggil Luna saja. Saya pindahan dari kota bandung dan saya berharap kalian bisa nyaman dengan keberadaan saya." Ucap ku. Lalu aku pun duduk di kursi yang paling belakang disamping seorang gadis yang cukup cantik menurutku.

Tapi gadis disebelah ku ini rasanya sangat familiar mukanya. Dia pun senyum kepadaku dan aku pun membalas senyumnya. "Aku pernah melihatnya tapi dimana??" Batin ku.

___________________________

Haiii semuanya,

Maaf ya kalau cerita nya agak aneh... jujur ini adalah cerita pertama yang aku buat...

Aku berharap kalian suka sama cerita nya... Makasih buat yang udah mau baca.

Jangan lupa vote sama coment nya yaaa kawan ^_^

Salam,
Azzahra np.

Love ActuallyStories to obsess over. Discover now