Tersepona oups.. terpesona.. 1

19 2 0
                                        

ninggalin jejaklah.. jangan cuman dibaca

'                                                         '             Kamu memang sederhana,

                                                 tapilebih dari cukup untuk membuatku terpanah.....'    

"SMA Puri Bangsa bisa"

"Semangat Cantikk...."

"Adek-adekkuu kakak padamu dek.."

Suara teriakan semangat terdengar nyaring di outdor SMA 2 bandung yang hari ini melaksanakan pertandingan basket antara Sma Puri Bangsa dan Sma 2 bandung.. terlihat bahwa sebagian besar penonton pada saat ini dari Sma puri bangsa yang hamper berdominan laki-laki. Bukan sebuah rahasia bahwa putri-putri Sma Puri memanglah cantik dan dengan postur tubuh yang waahhh mengalahkan gitar spanyol.

Dengan atribut penyemangat yang mungkin sedikit norak tidak menjadi masalah bagi putra-putra Sma Puri yang terpenting grup Putri dari sekolah mereka menang.

"Ini yang nonton kok hampir Cowok semua sih, do?"

"ck, lo sih kurang update tau gak, nih yaa yang mau tanding cewek-ceweknya Sma puri mas.. CEWEK-CEWEKNYA!!" dimas memutar matanya jengah. Memangnya apa hebatnya putri-putri sma puri, dan tolong putri-putri dari sma mereka juga tidak kalah hebat apa yang harus dibanggakan coba dari sma itu?

" Lebay lo ahh.." Adlo hanya mencibir dimas dan pandangan kembali teralih pada pintu masuk lapangan yang sepertinya belum ada tanda-tanda para pemain akan masuk.

"Gracee... semangat saying!!"

"Grace kakak padamu dekk"

"Grace lo cantiknya kebangetan, abang gak kuat dek"

Mendengar namanya disebut-sebut membuat grace menundukkan kepalanya sambil memejamkan mata, lalu mulai menatap bangku penonton dengan pandangan tajam namun dengan begitu banya penonton sepertinya pandangan tanjamnya tidak bisa membuat mereka berhenti untuk meneriaki namanya dengan muka memerah menahan malu grace terus melanjutkan jalannya sambil sesekali memukul Riri yang berada disampingnya yang terus mengejeknya

"Ya tuhan .. bidadarimu cantiknya" Dimas kembali terkekeh mendengar gumaman dari adlo sudah delapan kali ia mengeluarkan kata pujian untuk para pemain dan membuat Dimas sedikit penasaran dengan mereka kepalanya yang sedari tadi mnunduk menatap lembaran proposal Osis akhirnya menatap kedepan melihat para pemain dari Sma Puri bangsa yang memang terlihat beda "Gracee gue suka senyum kamuuuuu.." seluruh penonton ynag berada disana mengalihkan pandangannya kepada si peneriak ermasuk Dimas yang kemudian melirik seseorang dilapangan yang sedang menunduk malu dan sesekali memukul temannya disamping yang terus mengejeknya tanpa disadari dimas terkekeh gadis itu menarik dan ... cantik.

"HUuuuuu.... Welcome, selamat datang untuk para penonton kita yang wahhh ... sepertinya cowok semua yaa" Suara sang pembawa acara terdengar semua focus kembali pada sang pembawa acara dari Sma 2 Kathrin sang sekretaris osis yang memang sedikit terlalu banyak bicara membuatnya cocok untuk tugas ini "hari ini, saat ini, pada waktu ini kita akan menyaksikan pertandingan basket Putri antara Sma Puri Bangsa..." suara riuh kembali terdengar "dan Sma 2 bandung..." Kembali riuh dari Sma 2 bandung terdengar, Kathrin terlihat meninggalkan tempatnya berdiri dan mendekati para pemain dari Sma Puri Bangsa "Tepuk tangan dong buat Sma Puri Bangsa.." tepukan terdengar riuh apalagi saat Kathrin berdiri disamping Grace yang sudah memerah antara panas dan malu "dari tadi nih yaa gue denger yang namanya paling sering disebut itu .." "GRACEEEE!!" grace kembali meringis mendengar namanya diteriaki seperti itu tuhaaann pliss aku malu banget "wahh grace memang cantik yaa" Dimas tertarik dengan pemandangan didepannya dengan tangan ynag ia lipat didada dan pandangan lurus kedepan menatap gadis itu yang tersenyum dengan manis atau mungkin meringis karena namanya terus diteriaki
"liatin aja terus.. katanya gak tertarik alahh, cowok mah gitu suka bohong" Aldo yang sedari tadi menatap dimas yang terlihat memperhatikan Grace dari tempatnya "emang lo bukan cowok?" dimas menaikkan sebelah alisnya tanpa memandang aldo dan masih focus terhadap grace didepan sana dan hnaya dibalas cibiran dari aldo.

Pertandingan dimulai teriakan riuh terdengar saat para pemain sudah mulai saling memperebutka bola terlihat Bella sang ketua tim basket dari sma 2 memegang kendali mendrible bola meliuk-liukkan tubuhnya sedikit lagi hampir mendekati ring lawan dan.. serangan klat dari grace membuat bola berada ditangannya suara makin riuh saat melihat grace berlari sambil mendrible bola termasuk dimas pandangannya terlihat sedikit gugup detak jantungnya berpacu makin cepat grace terlihat sexy saat berlari dengan keringat ditubuhnya. Shh, gue mikir apaan sih dimas menggelengkan kepalanya dengan mata terpejam mencoba menghilangkan pikiran kotor dikepalanya.

1 jam berlalu pertandingan telah berakhir dengan kemenangan dipegang oleh Sma Puri Bangsa. Tidak masalah toh ini hanya pertandingan persahabatan antara keduanya. Terlihat kedua tim sedang berfoto bersama dengan kepala sekolah masing-masing.

"mas gue mau kesana juga, mau minta foto sama Grace" dimas mengalihkan pandangannya melihat Aldo yang sudah berdiri dan bersiap untuk meninggalkan dimas "Lo ngapain? Cepetan idihhh jan kek cewek ahh" Aldo yang sadar bahwa dimas belum juga bergerak dari tempatnya menarik dimas untuk segera berdiri dan mendekati grace yang terlihat sedang meladeni adik kelas maupun kakak kelas yang ingin berfoto "Hai greace.." mendengar namanya dipanggil grace berbalik dan melihat dua orang pria sedang berdiri dihadapannya. Grace tersenyum dan membalas uluran tangan dari aldo "Gue aldo, Aldo Gabriel" grace mengangguk dan tersenyum lalu pandangannya beralih pada teman aldo yang memasang wajah datar sambil memandang kearah lain "Ohh dan ini.." adldo menyenggol siku dimas yang terlihat cuek membuat dimas terperanjat dan mengulurkan tangannya pada grace "Dimas, Dimas dirge Hanumbrata" ucapnya dengan suara berat yang terdengar seksi "Grace Elora Admaja" Gumam grace pelan dengan mata yang saling memandang

Dek.. dek... dek..

Sumpah gue pengen nutupin telingannya, duhh jantung guee .. jangan bikin aku mati muda masih mau pacaran dulu sama abang dimasnya. Grace menarik tangannya dari genggaman Dimas dan tersenyum tipis dan dibalas dengan pandangan datar dari dimas

"El?" ketiganya menoleh pada seseorang dibelakang dimas yang sedang menatapnya bukan, bukan dimas melainkan gadis didepannya yang juga terlihat kaget

"Da.. daka" kaki grace terasa lemas untung dimas dengan cepat menahan grace yang hampir terjatuh. Grace perlahan mundur, berbalik lalu berlari meninggalkan daka yang masih meneriaki namanya. Dimas memangdang punggung grace yang perlahan hilang lalu menatap daka ynag juga terlihat mengejarnya "mereka punya hubungan apa? Do"..

A feelings for Grace or Natalia..Stories to obsess over. Discover now