"Ashton."
Aku melirik pada laki-laki yang sedang dipelototi marah oleh guru di depanku. Kelakuan anak itu memang selalu membuat para guru yang mengajar di kelas ini dibuat naik darah olehnya. Berkali-kali ia berbuat seenaknya, entah itu di dalam kelas atau pun luar kelas. Tapi kecerdasan dan pengaruh nama keluarganya membuat ia tetap dipertahankan di sekolah ini.
"Ashton."
"Ashton Xalios!"
Nama itu kerap kali terdengar di telingaku hingga hari demi hari perhatianku sering kali tertuju padanya. Terkadang aku akan tertawa kecil ketika melihat sikap berontaknya itu, bahkan perlahan aku selalu mencari kesempatan untuk melihatnya. Setiap istirahat aku akan kebingungan mencari keberadaannya lalu akan mendesah lega ketika telah melihatnya lagi.
Perasaan khawatir akan kurasakan ketika melihat wajah dan tubuhnya dipenuhi luka memar akibat berkelahi dengan teman- temannya. Dari sana aku menyadari bahwa aku mengasihinya dan mencari cara untuk merawatnya dengan caraku.
...
Untuk kalian yg baru nemu cerita ini dan suka dengan cerita ini, bisa berikan bintang dan komentar yaa💗
Prolog ini adalah part tambahan sehingga banyak komentar2 awal tidak sesuai dgn isi cerita 😅
YOU ARE READING
My Love ✔️
Romance⚠ Terdapat beberapa kata kasar Sejak awal laki-laki dengan iris abu-abu itu mampu menarik perhatianku hingga diriku tanpa sadar menaruh hati padanya. Sikapnya yang selalu tak menentu membuatku tak mengerti dan itu mendorongku untuk mengenal dirinya...
