Prolog & Trailer

56 5 1
                                        

Play media, trailer as been ready. Keep watching and support. Cause, without you, this story is nothing.
.
.
.
.
.

Jungkook menekan makin bawah lagi topi hitamnya yang dulu sempat Bonghee berikan padanya.

"Selesai." Ucapnya setelah melihat bayangannya di cermin.

Jungkook menuruni anak tangga, lalu melihat Eunha yang tengah terduduk di sofa apartementnya.

"Sudah selesai?" Kata Eunha lalu bangkit dari duduknya, "Ayo, kita cepat selesaikan semua masalah ini. Kita bilang bahwa kau dan aku dulunya di jodohkan, lalu Bonghee bisa mengerti dan masalah selesai."

Jungkook menghela napasnya, "Tidak segampang itu, dan iya, semua masalahnya sudah selesai."

Alis Eunha tertarik ke atas, ia belum yakin dengan kata-kata Jungkook barusan, "Mwo?"

"Dia yang mengakhirinya,"

Meski dia tidak sadar. Dan ini juga salahku.

Aku menarik pergelangan Eunha, "Kau tidak sekolah, eoh?"

Aku memasuki lift, menekan tombol lalu menatap bayangan Eunha dari dinginnya dinding lift.

"Ani, aku malas jika harus melihat Chanyeol bersama Seulgi."

Lagi-lagi aku memejamkan mataku untuk menghela napas, "Siapa lagi Seulgi?"

Eunha mundur, lalu bersandar pada dinding, ia menatap angka-angka itu berjalan.

"Molla, yang jelas Seulgi adalah seorang gadis yang jauh lebih dariku. Jujur, aku iri padanya."

"Kalo begitu ambil keputusan yang sama denganku," Jungkook menatap angka yang menunjukkan lantai satu.

"Apa keputusanmu?"

"Pergi."

BTS (2) - GoneWhere stories live. Discover now