Prolog

122 11 6
                                        

Raina Angela

Ya disinilah aku sekarang. Berada di dalam ruangan penuh sesak bersama dengan si kunyuk satu itu. Siapa lagi kalau bukan dia si anak kepala yayasan SMA Tunas Bangsa, Rey Anggara. Oh my god, membayangkannya saja aku sudah muak. Aku rasa nasib ku akan buruk kedepannya.

Rey Anggara

Dia berbeda. Dia lucu. Dia menggemaskan. Ya walaupun terkadang menjengkelkan bagiku, tapi itu tak jadi masalah. Mari kita lihat siapa yang menang girl.

......................................................
Hai guys !!
Aku penulis baru nih, masi pemula banget pokoknya.
Jadi gimana sama prolognya?
Please bgttt voment ya
Karena aku butuh kritik dan saran dari kalian semua biar ceritanya lebih seru lagi

Salam: Yaza.sr🐰

PERFECTWhere stories live. Discover now