01

158 14 4
                                        

Nama nya Azrafa Keila Natasya kalian bisa memanggilnya Tasya. Dia sekarang duduk di bangku kelas 10 di SMA Hague. Dia suka membaca khususnya novel, kalau udah ada novel dia akan serius baca isinya dan nggak bisa diganggu kecuali kalau dia yang mau berhenti bacanya. Kalau soal kepintaran, dia anak yang standar, nggak pinter - pinter amat.

Salah satu kebiasaannya yang terbilang aneh adalah setiap malam sering berkhayal sambil melihat bintang di balkon kamar dan yang di khayalkan adalah cowok sedang ia kagumi. Mengagumi seseorang adalah hal biasa bahkan kalian juga pasti pernah mengagumi seseorang apalagi kakak kelas. Seperti sekarang ia tengah tiduran di kamar, seharusnya ia harus tidur tapi ia nggak bisa tidur jadilah sekarang mengkhayal tentang cowok yang sedang dia kagumi. Nama nya Geo, dia teman sekelas Tasya.

Tasya mengaguminya sejak 1 bulan yang lalu. Rasanya enak banget sekelas sama seseorang yang kita sukai. Kalian bisa bayangkan saat pelajaran fisika kita dibuat pusing dengan rumus - rumusnya tapi dengan memandang dia rasa pusing dan ngantuk hilang dalam sekejap, aneh tapi senang. Geo adalah salah satu cowok famous di sekolah, dia anak futsal. Baru 2 bulan sekolah dia udah punya banyak fans termasuk Tasya, dan bodoh nya Tasya berkhayal bisa ngedapetin Geo. Dia bahkan pernah berkata dalam hatinya, 'enak yang jadi cewek famous punya banyak fans dan bisa ngedapetin gebetan dengan mudah'.

Tasya melirik jam dinding, sudah jam 10 ia harus tidur besok hari senin dan pasti ada upacara, rutinitas yang mungkin di benci sebagian besar siswa sekolah. Tapi entah kenapa Tasya nggak sabar buat sekolah besok mungkin karena ..... Tasya menggelengkan kepalanya, menghilangkan pikiran aneh itu.

💐🌸💐

Hari ini hari Senin dimana kita harus berangkat pagi agar nggak terlambat waktu upacara. Sekarang sudah jam 06.00, Tasya sedang menunggu angkot lewat. Tasya sampai di sekolah jam 06.15 masih ada waktu buat duduk duduk di kelas. 'Kenapa dia belum datang ya'. Tasya sedang mencari seseorang, biasanya jam segini dia udah dateng. 'Nah itu dia orangnya'. Dia tengah berjalan di koridor menuju kelas dengan menenteng tas kecil berisi bekal makan siang.

"Kamu lama banget sih biasanya jam segini udah duduk duduk santai di depan kelas"

"Maaf tadi aku agak kesiangan gara - gara liat drakor semalem"

"Liat drakor nggak ngajak - ngajak"

"Udah tenang aja nanti aku kasih drakornya"

"Yeah" Tasya senang mendengarnya, dia selalu tau apa yang Tasya mau.

Kriiiiing ..... Kriiiiing ..... Kriiiiing

Semua murid udah berbaris rapi di lapangan. Tasya baris di bagian tengah. Di sebelahnya ada Amalia Defina Putri, Tasya biasa memanggil nya Fina, dia teman sekelas Tasya . Tasya senang berteman dengan nya karena mereka punya hobi yang sama yaitu baca novel dan nonton drakor. Meskipun mereka baru kenal tapi Tasya nyaman sekali berteman dengan Fina. Tasya mengenalnya saat mereka ada tugas kelompok dulu. Kalau teman sebangku Tasya namanya Marsha.

•••

Sekarang sudah waktunya istirahat, Tasya dan Marsha segera menuju kantin dan duduk di meja pojok. Marsha sedang memesan makanan sedangkan Tasya menunggu Marsha kembali sambil memainkan hpnya.

"Nih makanan loe"

"Makasih Sha" kami pun fokus memakan makanan pesanan kami

"Sha gue ke toilet dulu ya" Marsha pun mengangguk

Setelah urusan selesai, Tasya beranjak kembali ke kantin karena belum menghabiskan makanan yang ia pesan tadi, tapi ....

Tasya melihat Fina dan Geo di taman belakang. 'Apa aku nggak salah liat? Ngapain mereka di taman belakang', batin Tasya

Tasya sengaja nggak ngajak Fina ke kantin karena Tasya tahu Fina nggak pernah jajan dan biasanya kalau waktu istirahat Fina biasanya baca novel. Tapi kenapa sekarang Fina ke taman belakang dan yang paling penting dia disana sama Geo.

Kriiiiing ..... Kriiiiing ..... Kriiiiing

Istirahat telah selesai mereka beranjak ke kelas, Tasya bergegas masuk kembali ke toilet agar mereka nggak tahu kalau dari tadi Tasya melihatinya. Di depan toilet mereka berpisah seakan mereka ingin pertemuannya tidak ingin diketahui. Setelah mereka pergi Tasya keluar dari toilet dan segera berjalan ke kelas.

Sesampainya di kelas Tasya duduk di bangkunya sambil memikirkan kejadian tadi. Tasya ingin menanyakan tentang kejadian pada Fina, tapi ....

"Sya, loe gimana sih katanya balik ke lagi ke kantin, kok loe ninggalin gue di kantin dan balik ke kelas sendirian?"

"Sorry sorry gue lupa, terus makanan gue gimana?" ucap Tasya sambil nepuk jidat

"Gue tinggalin di kantin"

"Kok loe tinggalin sih dikantin, seharusnya loe bawa ke kelas. Gue kan belum makan banyak sekarang masih laper"

"Makanan mulu yang loe pikirin. Salah loe juga kenapa loe ninggalin gue di kantin"

Setelah perdebatan pendek itu selesai, tak berapa lama guru Bahasa Indonesia datang.

Sepanjang pelajaran Tasya nggak fokus dengan apa yang di terangkan guru, Tasya terus memikirkan kejadian tadi. Apa hubungan Fina dan Geo. Tasya adalah orang yang sangat kepo meskipun itu hal kecil aku akan terus memikirkannya, dan cara menghilangkan ke kepo-an nya hanyalah menyibukkan diri. Tapi untuk hal ini dia harus cari tahu.

•••

Setelah bel pulang selesai Tasya dan yang lain sibuk membereskan buku untuk dimasukkan ke tas. Tasya berniat menghampiri Fina untuk menanyakan hal tadi tapi dia ragu, akhirnya dia urungkan niatnya dan beranjak pulang.

Gimana? Suka nggak?
Kalau suka, baca terus POSSIBLE, oke

Jangan lupa 🌟 dan comment

See you

POSSIBLEDonde viven las historias. Descúbrelo ahora