1

84 6 0
                                        

Hai......
Assalamualaikum.....
Selamat sore.....

Ini cerita baru aku semoga suka ya.....

Jangan lupa vote dan komentarnya








Author Pov.

Senin pagi yang cerah,Audyna yang biasa dipanggil audy,sudah siap dengan seragam sekolahnya.

"Audy!!!! Ayo sarapan"teriak mama Audy(Rere).

"Iya mom sebentar"

Audy langsung menyambar tasnya dan turun menuju meja makan.

"Tumben bangunnya telat"ucap Rere saata melihat anaknya menarik kursi makan.

"Iya mom semalam aku mengerjakan tugas sampai larut"

"Lain kali jangan begitu,jangan ikutin papamu"

"Kok jadi papa?"tanya ayah Audy(Boby)

"Ya kamu juga begitu"

Audy melihat jamnya yang saat ini menunjukkan tepat jam setengah tujuh.

"Mah,pah aku berangkat ya"pamit Audy.

"Ya hati-hati"

Kemudian Audy segera mengambil bekal dan pergi menuju mobilnya.

"Pak ayo jalan"ucap Audy setelah masukbke dalam mobil.

"Iya non"

Audy menjemput temannya terlebih dahulu.

"Ayo masuk"ucap Audy saat membuka pintu mobil

"Kenapa lama sekali?"tanya Riska

"Maafkan aku, tadi aku kesiangan bangunnya"

"Ok tak masalah setidaknya sampai di sekolah baru bel"

Audy dan Riska sudah berteman lama mungkin sekitar 6 tahun. Mereka adalah sahabat yang tak terpisahkan,walaupun sering bertengkar.

Sementara itu di tempat lain.........

Seperti biasa, SMA Nusantara 1 sangat ramai saat Gelardy Romeo tiba di sekolah. Seperti artis, begitu Galardy datang banyak cewek meneriaki namanya dan mengerumuninya.Gelardy tidak hanya kaya tetap juga tampan dan pintar.

Dia sangat ahli di berbagai bidang contohnya olahraga. Semua mata pelajarannya pun bagus.

Akhirnya Audy dan Riska sampai di sekolah. Mereka sangat bosan melihat kerumunan setiap pagi.

"Apa mereka gak bosen ya setiap pagi seperti ini,kalau aku sih mending cari yang lain"

"Sudah biarkan saja, ayo kekelas"

Bel pun berbunyi,semua murid menuju kekelas masing-masing.Pelajaran dimulai pukul 7:00.

SMA Nusantara 1 adalah SMA terfavorit dan elit di Jakarta. Kebanyakan murid disini adalah anak pengusaha,pejabat atau yang lainnya.

Ayah Audy adalah pengusaha ternama di Indonesia dan Ibunya adalah mantan model yang terkenal dan sekarang ia memilih untuk jadi desainer gaun.

Ayah Riska adalah sahabat karib ayahnya Audy dan mereka sama-sama pengusaha dan ibunya membantu bisnis dari ibunya Audy.

Saat istirahat, Audy dan Riska menuju ruang musik untuk latihan karna minggu depan mereka akan membantu anak band untuk lomba.

"Nih dia yang ditunggu-tunggu"ucap Aris saat melihat Audy dan Riska

"Maaf tadi aku ketoilet dulu"ucap Audy.

"Santai aja dy kita tinggal tunggu si Gelardy"

Tak lama Gelardy pun datang dengan nafas yang tersengal-sengal.

"Hmm...dikejar-kejar fans lagi?"tanya Aris

"Begitulah,udah yuk mulai"jawab Gelardy

"siapa yang nyanyi?"tanya Gelardy

"orangnya didalam, ayo masuk"

"Lo Audy kan?"tanya Gelardy saat melihat Audy di dalan studio

"Iya"

"Udah kenalannya nanti aja sekarang kita mulai latihannya"

Mereka langsung mengambil posisi masing-masing.

Hari ini kudendangkan
Lagu yang ingin kunyanyikan
Terkenang semua kenangan
Yang tlah kualami

Ingin kubuka lembar baru
Untuk meneruskan hidupku
Tak mau lagi kesedihan
Selimuti diriku

Semua orang ingin bahagia
Menjalani hidup di dunia ini
Ingin kubukakan jawaban
Misteri dan senang yang sejati

Hari ini kudendangkan
Lagu yang ingin kunyanyikan
Terkenang semua kenangan
Yang tlah kualami

Berlari dan terus bernyanyi
mengikuti irama sang mentari
tertawa dan selalu ceria
berikan ku arti hidup ini

Berlari dan terus bernyanyi
mengikuti irama sang mentari
tertawa dan selalu ceria
berikan ku arti hidup ini

Berlari dan terus bernyanyi
mengikuti irama sang mentari
tertawa dan selalu ceria
berikan ku arti hidup ini

***

Bel pun berbunyi menandakan pelajaran hari ini berakhir, setelah berdoa semua siswa berhamburan keluar kelas.

"Lagi nunggu jemputan?"Tanya Gelardy

"Eh iya"jawab Audy

"Rumah lo dimana emangnya?"

"Di perumahan permata"

"Oh itu deket dari rumah gua"

"Daripada lo nunggu jemputan lama,ayo bareng gua aja"

"Gak usah gua tunggu jemputan aja"

"Udah ayo naik"ucap Gelardy dan akhirnya dengan terpaksa Audy pun naik ke motornya.

"Nih pake helmnya"

"Makasih ya"

"Kalo udah pegangan nanti lo jatuh"

"iya"

Setelah Audy memasukkan tangannya ke kantung jaket Ardy,ia langsung melajukan motornya.

"Lo yang suka main piano sendirian di ruang musik itu bukan sih?"tanya Ardy di tengah keheningan

"Kalo pulang sekolah aja sih, kok kamu tau?"

"Wak-tu itu gua gak sengaja ngeliat"

"Oh jadi kamu yang diam-diam buka pintu ruang musik"

"Eng-gak"

Tercyduk.

"Jujur aja,soalnya gak mungkin pekerja sekolah pintu gak ditutup lagi"

"Ok-ok gua yang buka pintu dan lupa gua tutup lagi"

"Hmm....lain kali langsung masuk aja jangan diam-diam begitu kaya maling tau gak"ucap Audy lalu ia tertawa.

Mereka kembali terdiam,sampai di depan rumah Audy.

"Makasih ya udah mau nganterin"ucap Audy saat memberikan helem.

"Iya sama-sama"ucao Ardy

"Yaudah gua balik dulu ya"ucap Ardy lagi.

***






You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 12, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Melody CintaWhere stories live. Discover now