Senjaku
Jangan lagi
Jangan lagi beri kehangatan
Jangan lagi beri kenyamanan
Aku paham itu hanya khayalan
Senjaku
Jangan lagi beri janji
Aku tau hadirmu tak pasti
Aku paham kau hanya ilusi
Senjaku
Aku mulai muak
Menunggu
Tapi
Tak ditunggu
Senjaku
Aku menyerah
Kilau jinggamu yang dulu menenangkan
Kini mulai enggan kupandang
Senjaku
Aku pulang
Tak kan ku tunggu lagi kau di tengah cahaya remang
Karna kini
Senjaku
Bukan milikku
YOU ARE READING
Dear No One
PoetryIni bukan sebuah cerita. Hanya teriakan dari hati yang bisu.. Tak ada yang bisa mendengar tapi masih bisa dibaca
