Teloleot!! Telolelot!!
Deringan telepon semakin terdengar di sudut ruang tengah. Untuk kali kesekian, deringan itu memecah kesunyian.
"ANDIIIIIINNN!!" teriak Anna menengok ke bawah.
"Apa?"
"Astaga! Kau membuatku terkejut!" ringisnya mengatur napas, saat sepupunya itu tetiba saja muncul di hadapannya dan hanya terkekeh melihat reaksi gadis itu.
"Kau dari mana saja? Kupikir tadi kau di atas dan-"
"Sudahlah! Ada apa memanggilku?"
"Kau tidak dengar? Telepon berbunyi! Bisakah kau mengangkatnya? Aku sedang memasak!" Andin sejenak mengintip di balik tubuh gadis semampai itu, melihat kondisi sebenarnya, lalu mengangguk dan hanya membuat Anna menghela napas.
"Katanya diet, tapi makan larut di jam seperti ini masih dilakukan,"
"Diamlah! Ini bisa membantuku tak makan esoknya hingga sore hari,"
"Diet macam apa itu? Menyiksa,"
Teloleot!! Teloleot!!
Lagi, deringan telepon berbunyi kembali dan membuat mereka saling berpandangan.
"Siapa yang menelepon di jam begini?" gumam Andin memandang sekilas jam dinding yang menunjukkan pukul 2 dini hari. Bahu Anna hanya terangkat dengan raut wajah bingung pula.
"Lebih baik kau jawab teleponnya saja dari pada memusingkan dietku!" timpal Anna.
Perlahan, Andin menghampiri telepon. Lalu, "Halo?"
Saat telepon mati, seketika deringan ponsel dalam genggamannya berbunyi. Bipp!!
Lagi, Andin memandang sepupunya yang berdiri tak jauh darinya, melempar tatapan kebingungan.
"Voice note? Tanpa nama? Siapa yang iseng larut malam begini 'VN'?"
"Biarkan saja. Ayo kita ke kamar!" ajak Anna yang kini membawa semangkuk makanan, hendak memakannya di kamar.
Namun Andin tetap mengangkat dengan penasaran, mengabaikan gadis itu, sementara sepupunya bergegas pergi.
Kau terlambat, Sayang! Hitunglah
Dari satu sampai tiga, maka kau akan .... *701
02.07
"Satu .... dua .... tig-Aarrrggghhh!!"
Dan ketika Anna berbalik ke arah teriakan Andin, mangkuk yang sedari tadi dipengangnya kini terlepas dan terjatuh di lantai. Cipratan darah kini memenuhi wajah, leher dan pakaian Anna yang membuatnya syok.
* * * *
Hay, ada horor, nih :D
Baca juga, yaa. Makasih untuk Follow rate dan mampirnya :-) Mari berhoror ria!!!!
Wait!! Jadi lupa, di tunggu krisan-nya kakak ;-)
KAMU SEDANG MEMBACA
Chat Tengah Malam (Hati-hati di Hpmu!!)
HorrorSedang apa? Apa yang kau lihat? Larut malam begini? Berhati-hatilah.... Mungkin saja, aku sedang mengintaimu👀 Memperhatikan setiap gerak-gerikmu👁 Di balik sudut ruang gelap.... Lalu.... Hati-hati dibelakangmu.... ------------------------- *...
