SATU

25 2 0
                                        

*tok tok tok*

5 menit kemudian

*ting tong ting tong*

"hehh bocahh keluarr cepettt" teriak Hesa.

"iyaa iyaa bentaran kenapa sih" jawabku dari dalam rumah.

"tuhkan udah, ga sabaran banget sih you jadi orang" tambahku sambil sibuk memakai sepatu sambil jalan.

*brukkkk

"iyee iy......kwhahahah hahahah haha" ucupanya terpotong tawanyaa sendirii.

"apaansih ah dasar, bantuin kek" ucapku memakinya.

"hahha iyaaa iyaa gue bantuin" ucapnya sambil jalan ke arahku, sambil mengulurkan tanganya.

"ah ga perlu, you telatt" ucapku berdiri lalu masuk kerumah untuk ganti baju karna kotor.

"ah elahh, udahh gausah ganti, ganti ataupun ga ganti tetep ga ada yang bakal ngelirik" ucapnya mencegah aku.

"......." aku ga ngejawab dan tetep langsung masuk.

*15 menitt kemudian

"ah elahh lama banget sih" dumel hesa.

"asallamualaikum" ucap hesa masuk ke rumahku.

"gue ga jadi pergi sama you ah, ga punya baju" jawabku sampil keluar dari kamar dengan baju santaiku.

"ashhh, ga adaa alesan ah, gitu ajaa, many reason lo" katanya sambil menarik kerah bajuku.

     Dia keluar mengunci pintu rumahku dan meletakanya di bawah pot seperti biasanyaa.

"dah beres, ayo ah" paksanya

"you emang temen gue hehe, tapi tetep gue ga mau pergi ah, gue masih kaya gini bentuknya" tolakku.

"ah ayoo" paksanya lagi dengan mendorong gue naik ke motor.

"ishhhh" ucupku menurut,
      
      Aku memang tidak bisa banyak menolak yang hesa mau, dia temanku dari dulu, dari sekolah dasar, kami susah senang bersama, tapi semenjak smp kami tidak sering bertemu, hanya sesekali bertemu jika ada waktu luwang.

"loh you ajak gue kemana sih" tanyaku heran karna dia berhenti di pasar.

"udah ikut aja" katanya sambil jalan duluan.

       Aku hanya mengikutinya, karna aku memang benar benar malas, pertama dia mampir di toko snack, dan membeli beberapa. Lalu dia lanjut ke toko dvd membeli CD film bajakan.

" yok pulang" ajaknya

"udah?" tanyaku saat sudah di motor,

"katanya lo males, yaudah kita nonton film aja dirumah lo, itukan paling mending, keiinginan gue kesampean, keiinginan lo kesampean juga." jawabnya di jalan menuju rumah gue.

"ok" jawabku singkat, karna memang bener ini adalah pilihan yang paling adil.

*krekkrek*

"cepetan diplay, gua abis ini ada latihan" pertintahnya.

"iyaaa" kataku menurut

"ih you pinter milih film" kataku kagum karna filmya bener benar keren.

"gatau, insting gue emang ga pernah salah" jawabnya.

"udah gue pulang dulu" ucapnya sambil keluar rumah.

"wasallamualaikum" sindirku

"eh iyaa, waalaikumsalam ly" ucapnya sambil berhenti berjalan lalu berlalu pergi.

********************************

"hufttt" kataku sambil menghela nafas.

"akhhh" kataku sambil ngedumel melihat foto seseorang yang ku sembunyikan di dompetku.

"seandainya ya li" ucapku bicara sendiri, hingga ngantuk mendatangiku.

CHICKENStories to obsess over. Discover now