Kalian pasti pernah merasakan perasaan yang sedang kualami saat ini, yakni rasa ingin memiliki seseorang yang sulit untuk kau raih, dan bahkan bisa dibilang orang itu tak tersentuh sama sekali.
Orang sering mengangapku aneh atau berlebihan, tapi mereka tidak tau bagaimana rasanya. Rasa ketika melihatnya tersenyum yang membuat bibirku tak kuasa untuk menahan seulas senyuman, hatiku tersipu dibuatnya. Tapi aku sadar, disini aku hanya sebagai penikmat senyumnya, bukan alasan dia tersenyum.
Dia tak tersentuh olehku, itulah faktanya. Semua kata yang siap keluar dari bibirku, nyatanya hanya membeku di tenggorokanku. Langkah demi langkah yang kuambil nyatanya hanya membuat nyali-ku semakin kecil.
Aku memang bukan tipe orang yang mudah untuk mengutarakan apa yang kurasakan. Aku lebih senang bersembunyi dibelakang daripada langsung berhadapan. Karena aku sadar, ia terlalu sempurna untukku. Terkadang aku bahkan merasa tidak pantas untuk berusaha menggapainya, karena aku yakin, akan sangat sulit menggapai seseorang yang kau anggap sempurna dan kau tak lebih dari seorang gadis aneh yang sering mendapat cemoohan dari orang lain.
Aku selalu memikirkannya, tapi aku yakin ia tidak akan melakukan hal yang sama.
Akupun selalu mengawasinya setiap saat, tapi ia bahkan tidak mengetahui kehadiranku.
Satu hal yang pasti itu tidak akan menghalangiku untuk selalu mencintainya. Mencintai seseorang yang membuat hari-hariku dipenuhi oleh harapan. Harapan yang mungkin saja hanya akan menjadi angan-angan semata.
***
Walaupun kesannya emang mainstream, tapi kalian akan liat perbedaannya:v
So...
See you guys
- all the love. R
YOU ARE READING
Hopeless
Teen FictionKetika secercah harapan muncul dan kemudian hilang begitu saja. Akankah harapan itu muncul kembali? Copyright© 2017 by rarials
