"ABANG!! Balikin jepitan gue!!" teriak gadis mungil menggema dirumah mewah keluarga Alexender sembari mengejar abangnya itu, yang dipanggil abang hanya terus berlari dan terkekeh meledek adik kecilnya, ya mereka Clora Alexender dan Chaelvin Alexender.
"Coba aja klo bisa cil" ledek chaelvin masih terus berlari menghindari clora. Clora yang mendengar kata 'cil' dari abangnya pun mulai naik pitam.
"abang klo lo gak balikin jepitan gue, gue aduin ke kak chel-chel!" ancam clora dengan senyum smirknya sungguh dia tau apa kelemahan abang nya itu, yaitu kak chelsea william Alexender.
Chelsea dan chaelvin kembar tak identik dan curangnya chelsea keluar duluan sehingga chaelvin harus menjadi adik chelsea.
Chaelvin yang mendengar ancaman adik pun mendelik tajam kearah clora sedang tersenyum smirk, chaelvin menerewang membayangkan muka datar dan dingin milik kaka kembarnya hanya bergidig ngeri membayangkannya saja membuat chaelvin ngeri apalagi harus bertatap langsung dengan sorot tajam dan dingin milik nya. Dengan pasrah chaelvin menghampiri clora membalikan jepitannya.
"lu mah mainnya aduan sih!" ucap chaelvin melas
"bodo mamat! Mang gue peduli?" ketus clora berjalan meninggalkan chaelvin, clora menganyunkan kakinya menuju ruang makan dimana kakak dinginnya berada.
Clora berhenti didepan ruang makan, diam-diam dia menatap kakanya dengan sendu. Chelsea yang merasa diperhatikanpun menoleh melihat adiknya menatapnya dengan sorot mata sedih, chelsea berdeham menyadarkan clora, clora yang tersadar pun tersenyum menghampiri meja makan duduk didepan kakanya.
Clora yang hendak memasuki sesuap nasi diurungkan ketika mendengar suara bariton yang begitu menyebalkan baginya.
"si misi orang ganteng mau lewat, siapin karpet merah dong!" siapa lagi klo bukan chaelvin. Chelsea hanya diam sedangkan clora mendelik tajam kearah chaelvin yang sedang menyengir bodoh.
"haii kaka dingin! Hai adik kecil" sapa chaelvin tak lupa menekan kata kecil bermaksud menyindir adiknya. Clora yang tau maksud abangnya pun hanya diam tak ingin membalas karna dia ingat disini ada kak chelsea, chelsea tak suka keributan jika sedang diruang makan. Chaelvin yang tak mendapat respon dari adiknya pun hanya mengeryit heran, chaelvin akhirnya duduk disamping adiknya itu.
"ihh manisnyaa adik kecilku yaaa klo lagi makan!" goda chaelvin sembari mengacak-acak rambut adiknya dengan gemas. Clora marah akhirnya pun ia bertindak membalas perbuatan abangnya itu.
"JAMBUL GUE!! CLORAA!!" geram chaelvin, sedangkan clora sudah terbahak sendiri disamping chaelvin sembari memegang perutnya yang terasa kram akibat kebanyakan tertawa.
"HAHAHA!! NGAKAKK GUE!" clora masih saja terbahak melihat abangnya sudah berwajah merah memendam amarahnya. Dengan marah chaelvin mengacak-acak rambut clora sedikit menjambak membuat pemilik rambut meringis,clora membalas juga perbuatan chaelvin jadi mreka saling jambak-jambakan. Mreka tidak tau ada seseorang yang melihat kelakuan mreka dengan tatapan tajam.
"KALIAN BISA DIAM APA TIDAK?! INI DIRUANG MAKAN! KALIAN SUDAH DEWASA BERPIKIRAN LAH DEWASA MALU! KALO KELAKUAN KALIAN KAYAK GINI! UDH TAU BONYOK GAK DISINI MASIH AJA KANAK-KANAKAN!! BERPIKIR!" teriak chelsea karna sedari tadi dia muak atas adegan dihadapannya ini mendengar teriak chelsea membuat semua penghuni diruang makan langsung mingkem plus cengo.
Chelsea kembali menetralkan nafasnya yang memburu karna emosi. Clora ketakutan setengah mati baru kali ini ia melihat kakanya semarah ini, ini semua karna chaelvin dengan tatapan kesal ia menoleh menatap chaelvin detik kemudian yang ia lihat hanya chaelvin yg sedang menatap chelsea dengan binar di matanya dengan mulut ternganga.
Chaelvin bertepuk tangan meriah, sedangkan clora mengeryit heran.
"LO BISA NGOMONG PANJANG CHEL?! ASTAGA AKHIRNYA CHEL-CHEL KITA BISA NGOMONG PANJANG!!" teriakan heboh dari chaelvin membuat clora bergidig jijik menatap nya
"mimpi apa aku tuhan, punya abang kayak gini" batin clora
Chelsea diam sedetik kemudian dia bangkit. Menyudahi makanannya.
"duluan" hanya itu yang dikeluarkan dari mulut chelsea.
"gara-gara elo nih!! Tuh kak chelsea marah kan?" tuding clora menatap chaelvin marah.
"dih? Kok gua? Gua mah dari tadi diem,anteng,kalem" balas chaelvin sedikit membanggakan diri.
"pala lu peyang!" ketus clora
"songong lu ama abang ganteng" ucap chaelvin
"bodo njirr bodo,gak denger guaa bang,gak denger" balas clora pasrah
"dih? Klo gak denger mah kenapa dijawab?" tanya chaelvin dengan senyum sinis kepada clora.
Clora yang sadar akan ucapannya sendiri pun diam,malu, ia pun menunduk kepala dengan pipi yang merah.
"hahah rasain lo, kalah bacot kan?" ledek chaelvin
"bodoamattt" ketus clora lalu pergi. Sedangkan chaelvin masih tertawa puas meledek adiknya yang kecil nan mungil itu, tpi ada satu pikiran yang membuat chaelvin sedih, Chelsea William Alexander.
-Ice Girl-
Huhaa!
Haiii.. Ini cerita baru gue, mungkin jelek yaa, atau bagus? (ngarep amat lu win)
Wkwkwkwk jadi gini.. Akun WindyHedelfhia itu akun gak kepake lagi, jadi cerita Love In Story bakal gue lanjut di akun sini, klo cerita ini udh tamat sih, rencananya Love In Story mau aku rombak semuanya, gak semuanya sih (labil amat lu win, kayak hati:v) palingan cuman scenenya aku percepatin, tpi tokoh nya masih sama kok, udh segitu aja.
Makasiiii❣️
Jangan lupa Vote and Coment nyaa.. Karna itu berharga✨
-KristinWindy-
6 november 2017
ESTÁS LEYENDO
Ice Girl
Novela JuvenilChelsea William Alexander namanya sih cewek dingin nan datar yang terkenal di Sma Januar. Chelsea memiliki masa lalu yang kelam hingga membuat hatinya beku tak tersentuh. Bagaimana dengan Chelsea bila menemukan salah satu orang yang memiliki sifat...
