TENTANG CINTA
(written by cc. isma)
"Aku menginginkanmu"
Gumam Rembulan perlahan.
Matahari menatap ke arahnya dengan cahaya yang mulai menghangat.
"Pulanglah... Kembali ke peraduanmu. Bagaimanapun kita tak mungkin bersama selamanya. Hanya sebentar saja saat pergantian hari seperti sekarang". Sahutnya lembut namun tegas.
Rembulan menggeleng.
"Aku telah menginginkanmu sejak lama. Tolong biarkan aku bersamamu lebih lama sekali ini saja". Rembulan mencoba memohon.
Matahari menghela nafas.
"Kamu tahu resikonya ?" Tanyanya menatap Rembulan lekat-lekat.
Rembulan mengangguk.
"Aku paham... Bahkan jika harus musnah karena cahayamu sekalipun, aku terima. Asalkan aku bisa menghabiskan waktu denganmu sedikit lebih lama dari biasanya". Tutur Rembulan lugu.
Matahari menggedikkan sepasang bahunya.
Merasa kehabisan akal membujuk Rembulan supaya pergi meninggalkannya.
Ketika jarum jam berdentang ke angka 12 siang, dengan gagahnya Matahari menegakkan tubuh.
Sinar yang dipancarkannya bukan hanya menerangi seluruh penjuru alam, namun juga mulai membakar sosok Rembulan yang tetap nekad berada di sampingnya.
Rembulan pun perlahan menghilang.
Hangus tanpa jejak...
-Rembulan kepada Matahari-
YOU ARE READING
TENTANG CINTA ( Kisah 1001 Malam )
RandomIni semua "Tentang Cinta..." "Tentang Kamu..." "Tentang #BIRU..." Kumpulan cerita pendek, prosa & puisi. Beberapa sebenarnya sudah pernah diposting di grup Komunitas Bisa Menulis di FB. Sengaja dikumpulkan di sini supaya penulis tidak kehilangan ar...
