Jam pelajaran ketiga, di saat tiada guru Amanda memilih untuk bernyanyi di kelasnya bersama Mayang teman sebangkunya,
"Tuhan tolong kataakaaaan!!! Bintang bantu bisikkaa..
"Woii Lo bisa diam gak!!!, kalau gak mending lo keluar dari sini!!"
Mendengar ucapan itu, Amanda berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri sumber suara itu dengan wajah tidak suka,
"Lo siapa nyuruh nyuruh gue ha!?! Lo tuh cuma ketua kelas, bukan siapa siapa disini, jadi Gausa banyak gaya bisa!" Manda memang tidak pernah suka dengan ketua kelasnya itu,
Devian yang mendengar ucapan Amanda langsung berdiri dari tempat duduknya dan membentak Amanda,
"Gua ketua kelas disini, dan Lo bilang gue bukan siapa siapa!!!, Lo tuh yang bukan siapa siapa disini, menjabat jadi apapun Lo nggak ada, Lo cuma anggota, dan keanggotaannya Lo disini tu gadak gunanya tau!, cuma jadi perusuh!!!"
Manda yang mendengar itu langsung sekejab terdiam, terlihat hatinya terluka dengan ucapan yang Vian ucapkan.
Seisi kelas juga berhenti mengerjakan tugas yang diberikan, mata mereka tertuju pada pertengkaran yang terjadi antara Vian dan Manda,
"Okee,memang.."Manda mengalihkan pandangannya dari Vian
" gue memang bukan siapa siapa disini, dan gue memang gadak gunanya disini, cuma sebagai perusuh, puaslo!!"
Setelah Manda merendahkan dirinya sendiri, Mandap memilih pergi dari hadapan Vian, dia sudah tidak kuat lagi melawan ketua kelas yang selalu sok berkuasa itu,
"Mau kemana Lo ha!?" Mendengar ucapan Vian, Manda pun berhenti berjalan, dia kembali mendekati Vian hingga mereka saling bertatapan sangat dekat, hanya tinggal beberapa sentimeter saja,
"Bukannya Lo yang nyuruh gue keluar tadi, sekarang gue mau keluar dan Lo bilang gue mau kemana??, Udah lupa lo sama kata kata Lo tadi ha?, cepet kali ya Lo lupa, makanya jangan jabatan aja yang Lo mainin disini, bukan cuma lo yang hidup disini ya, jadi tolong.."
Manda menahan emosinya, dia berbicara pelan karena menahan air matanya, dia kembali pergi dari hadapan Vian tanpa memperdulikan semuanya termasuk mayang.
Mayang yang melihat semua itu langsung menghampiri Vian yang terdiam di tempatnya
"Mau Lo apasih?, Lo cowokkan?, jaga dikit dong omonganlo itu, jangan kayak cabe setan gitu"
setelah mengucapkannya Mayang pergi mengejar Manda, Mayang tau kalau saat ini Manda pasti sangat sakit hati dengan Vian.
"Manda!!, Tunggu gue" Mayang berlari mengejar manda yang jalan secepat mungkin menuju toilet,
Dia tau, saat ini Manda memang tidak ingin di ganggu, tapi sebagai sahabatnya dia harus membantu Manda sekarang juga.
"Hai, gimana nih ceritanya??,
Voment dong, biar gue semangat ngelanjutinnya, thanks sebelumnya udah mau baca:D"
YOU ARE READING
Singers in Class
Short StoryCewek yang selalu keliatan kuat di depan semuanya, ternyata sangat lemah di hal perasaan. Dan semua ini berawal dari ketua kelas yang selalu seenaknya saja berkuasa di kelasnya.
