Bara berjalan menyusuri koridor sekolah dengan memainkan kunci motor itu dan memutar-mutarkan nya,sapaan demi sapaan dari para siswa yang berpapasan dengan nya hanya dibalas dengan senyum tampan nya.
"Pagi Bara"
"Selamat pagi Bara"
"Bara kok lo makin cakep sihh"
Bara hanya bisa terkekeh pelan mendengar kalimat terakhir yang dilontarkan oleh cewek berambut pirang itu,sudah hal biasa jika banyak yang memuja dan mengidolakan Bara.Siapa yang nggak kenal Bara Pratama,Cowok kelas sebelas yang menyandang sebagai Captian basket Tunas Jaya plus sebagai ketua kelas teladan,para guru mengakui itu kalau Bara memang sosok orang yang bisa diandalkan jika sudah didalam kelas.Terbukti selama Bara menjabat menjadi ketua kelas,XI Ipa 2 selalu menjadi juara dengan predikat kelas terbaik dan tersiplin dan itu tentu nggak lepas dari nama sang ketua kelas yang sangat pintar sekaligus tegas dalam mengatur kelasnya.
Namun sayang nya saat ini Jabatan Bara sebagai ketua kelas teladan sedang terancam karena kedatangan seorang murid Cewek yang menurut Bara sangat menyebalkan,Sisil.Cewek itu selalu seenaknya,sering keluar kelas padahal jam belajar masih berlangsung dan Bara juga yang selalu dibuat pusing harus mencari kemana cewek itu pergi,lebih parahnya cewek itu juga kerap membuat gaduh kelas dengan aksi gilanya yaitu menyanyi sambil menggendang meja nggak peduli dengan Bara yang pada saat itu sudah begitu tersiksa batin,Guru datang mendengar kelas XI Ipa 2 yang mendadak berisik padahal selama ini kelas tersebut sangat tenang namun gara-gara Sisil Bara lah yang kena getahnya.
"Kemana Bara yang selalu bisa menjaga kelasnya agar Aman?"Tanya Bu Jeni_wali kelas.pada saat itu dengan nada tegas.
"Saya sudah memperingatkan dia agar berhenti bernyayi tapi dia sama sekali tidak mendengarkan saya"Tutur Bara dengan kepala yang tertunduk,Bara bukan nya takut melainkan saat itu Bara tengah menahan malu bagaimana tidak!si ketua kelas teladan mendapat omelan dari guru untuk yang pertama kalinya.
"Saya tidak mau tahu Bara,saya sudah pusing kelas sebelah sering komplain kesaya hanya karena mereka terganggu dengan suara berisik dari kelas kamu"Ucap Bu Jeni ia mengurut ujung pelipisnya yang mendadak sedikit pusing.
Bara menelan ludah susah payah ia baru tahu ternyata kelas sebelah terganggu,makin geramlah Bara dalam hati ia mengumpat Sisil "Dasar pendek,Kurcil awas aja lo"
"Kamu dengar Bara?"Tanya Bu Jeni kali ini suaranya naik satu oktaf.
"De...dengar Bu"Ucap Bara terbata.
"Saya ingatkan lagi Bara,kalau kelas kamu terus-terusan kacau saya rasa untuk tahun ini status kamu sebagai ketua kelas teladan akan berpindah kepada yang lain"Terang Bu Jeni
"APA!"Pekik Bara ia berdiri dari duduknya "Nggak bisa gitu dong Bu,saya juga sudah berusaha mengamankan kondisi kelas tapi dasarnya kedatangan murid baru itu menjadi biang masalah,kenapa nggak ibu pindahin aja kekelas lain"Bara menggeram marah ini nggak bisa terjadi status yang melekat dalam dirinya sebagai Ketua kelas teladan nggak boleh pindah ke tangan orang lain Bara nggak akan rela.
"Itu sudah tugas kamu,saya tidak ingin mendengar keluhan kamu mengenai murid baru itu lagi,pakai cara kalau kamu ingin merubah dia menjadi penurut jangan jadikan alasan hanya kedatangan murid baru itu mempurburuk nama kamu dan juga kelas kamu"Tegas Bu Jeni
Bara mendengus kesal mengingat kejadian dua minggu yang lalu itu,perkataan Bu Jeni selalu berputar diotaknya seperti kaset rusak,Bara rasa ucapan Bu Jeni memang nggak main-main Bara tau saat ini ia harus melakukan sesuatu,apa? tapi yang jelas untuk saat ini ia masih mencari cara seperti perkataan Bu Jeni pakai cara kalau kamu ingin merubah dia menjadi penurut ya Bara akan mencari cara itu,cara ampuh menjinakkan cewek super duper menyebalkan seperti Sisil.
ESTÁS LEYENDO
Bad Girl VS Ketua Kelas
Novela JuvenilBara si Ketua kelas teladan yang selalu mendapat penghargaan dari para guru harus rela jabatan nya menjadi terancam hanya karena seorang Sisil.Cewek yang menurut Bara nggak tau diri dan parahnya selalu membuat Bara naik darah jika sudah berhadapan d...
