Seorang perempuan sedang duduk di tepi lapangan menonton pertandingan futsal.
"Raihan, huh?" Ucap seorang laki - laki yang entah datangnya darimana sudah duduk disebelah perempuan itu
"Sorry?" Ucap perempuan itu dengan bingung
"You like him, right? Raihan?" Ucap laki - laki itu lagi
"Sok tau banget, siapa sih lo?!" Ucapnya dengan kesal
"Gue Alfa. Lo Sasha kan?" Ucapan Alfa membuat Sasha menoleh kearahnya dengan menyipitkan matanya bingung
"Alfa? Nama lo kok kayak supermarket sih" ucap Sasha lalu tertawa terbahak - bahak membuat Alfa tersenyum melihatnya.
"Nama lo juga aneh Sasha kan merek mecin yang bikin bego" ucap Alfa sambil tertawa terbahak - bahak. Sasha pun dia sambil memasang wajah dinginnya.
"Lo penguntit ya? Darimana coba lo kenal gue" Alfa pun terkekeh mendengar Sasha yang mengalihkan pembicaraan.
"Ga lah lo kan termasuk famous di sekolah ini jadi mana mungkin gue gatau lo" Ucapan Alfa hanya dibalas oleh Sasha yang menggedikkan bahu nya dan kembali fokus kepada pertandingan
"Jadi lo suka sama Raihan?" Tanya Alfa penasaran
"E-eh eng--ga iya engga" ucap Sasha ragu
"Yakin?" Sasha pun hanya mendelik sebal kepada orang yang baru dia kenal itu
"Kepo banget sih jadi orang" ucap Sasha. Alfa yang mendengarnya pun hanya terkekeh
"Berarti kalo gue yang suka sama lo gapapa kan?" Sasha pun hanya menggedikkan bahunya cuek tidak ingin mendengar ucapan laki - laki itu lagi
"SHA" Teriak seseorang yang telah selesai bertanding itu.
Raihan
Senyum Sasha pun mengembang saat Raihan memanggilnya. Alfa yang melihat reaksi Sasha pun hanya menggeleng - gelengkan kepalanya dan tersenyum kecut.
"Buat kamu" ucap Sasha menyodorkan minum kepada Raihan. Raihan pun menerimanya dengan senang hati.
"Makasih sayang" ucap Raihan sambil mengacak rambut Sasha yang mampu membuat Sasha merona.
"Ck elah inget dong masih ada gue" ucap Alfa sambil mengerucutkan bibirnya sebal berusaha menutupi rasa sakitnya.
"Peduli amat" ucap Sasha ketus. Raihan pun terkekeh melihat tingkah gadis itu.
"Pulang yuk Sha aku capek" Sasha pun mengangguk kepalanya.
"Duluan ya Fa" ucap Raihan sambil menggandeng tangan Sasha. Alfa pun hanya tersenyum miris melihatnya.
Dan kedua anak manusia itu pun pergi meninggalkan Alfa yang masih tersenyum miris melihat mereka.
TBC
Jangan lupa vomment ya
YOU ARE READING
El Amor Duele
Teen FictionHanya tentang kisah Alfa dan Sasha yang sempat bahagia bersama.
