Seorang pria tengah berdiri di atap sebuah gedung,netranya memandang langit yang gelap dengan bintang bertaburan.
Sesekali pria itu menghembuskan napasnya,matanya memancarkan kepedihan dan kerinduan yang mendalam.
Tangan nya menggenggam sebuah kalung dengan liontin permata berwarna putih yang indah dan bercahaya ketika tersinari bulan purnama.
Dia memejamkan matanya merasakan angin yang berhembus perlahan.
Flashback 6 tahun yang lalu
Bulan purnama bersinar terang.
Seorang gadis manis yang cantik terus melangkahkan kedua kakinya, dipunggungnya terdapat tas kecil berwarna hitam senada dengan gaun yang dipakainya.
Kulitnya putih pucat,Rambutnya yang panjang,dan begelombang, proposi wajah yang cantik,membuat orang orang memandangnya kagum.
Gadis itu perlahan memasuki sebuah gedung kosong yang masih berdiri kokoh, keadaan gedung yang menyeramkan tak membuat gadis cantik itu ketakutan.
Kakinya melangkah menapaki satu persatu anak tangga.
Cklek!
Gadis itu mebuka pintu atap gedung,terlihat sebuah sofa ter ongok begitu saja ditengah.
Perlahan ia mendudukan dirinya,tanganya sedikit memijat betis kaki kecilnya.
Netranya memandang langit malam yang sangat indah.
Matanya terpejam merasakan angin yang berhembus.
Sedangkan satu orang anak adam yang sekarang tengah memandanginya tak jauh dari tempat ia berada.
"maaf aku bukan lukisan yang bisa kau pandang terus menerus park jimin" Jimin hanya tersenyum mendengarnya.
"tapi seorang min yoongi adalah karya terindah yang pernah kulihat" .Yoongi mendengar itu sedikit blushing,jimin duduk disebelah yoongi dengan mata yang terus memandang gadis itu.
"princess"
Yoongi membuka matanya,netranya langsung bertemu dengan mata hitam yang membuatnya terpaku.
"apakah tunangan mu ini sangat tampan sampai seorang putri yamg manis ini,terus memandanginya sampai lupa berkedip".
Yoongi mengedipkan matanya, oh shit sejak kapan seorang min yoongi yang dingin jadi gugup seperti ini.
sejak park jimin berhasil mencuri hatinya.
"cih! percaya diri sekali" yoongi cepat cepat menoleh ke arah lain agar jimin tidak melihat pipinya yang sudah berwarna merah sekarang.
Cup!!
Jimin mengecup sekilas pipi yoongi
"ya! Apa yang kau lakukan" yoongi sedikit shock,pipinya tambah memerah karna kelakuan jimin barusan.
"aigo my sweet sugar blushing,aigo manisnya" jimin malah semakin menggoda yoongi.
"aish hentikan park jimin!" yoongi langsung memeluk pria disampingnya.
Jimin tertawa melihat kelakuan tunanganya sendiri sedangkan yoongi makin mengeratkan pelukanya.
Jimin membalas pelukan yoongi,bibirnya mengulaskan sebuah senyum kebahagiaan.
Jimin tak menyangka bisa mendapatkan min yoongi gadis yang dingin dan cuek tapi dengan perjuanganya yoongi yang sangat sukar didapatkan.sekarang berada di pelukanya.
Tiga hari dari sekarang pernikahan yoongi dan jimin akan diselenggarakan,mengingat itu jimin semakin melebarkan senyumnya dan semakin mengeratkan pelukanya.
YOU ARE READING
always
Short StoryCantiknya seorang min yoongi dengan gaun pengantin yoongi gs one shot
