1

16 2 0
                                        

Lula masih saja melamun di atas tempat tidurnya yang nyaman itu,dia memikirkan hal yang sangat mengganggu pikiranya sejak kemarin siang.

"Kenapa tiba tiba dia menjadikan aku pacarnya?"

"Padahal dia selalu menatap benci ke arah ku."

"Apakah perasaan dia sudah berubah terhadap ku?"

Semua pertanyaan itu terlintas begitu saja di kepala lula,sampai sampai lula lupa kalau sekarang itu sudah pukul 06.15 sedangkan lula masuk sekolah itu pukul 06.45

"LULAAAAA,JAM BERAPAA SEKARANG?!" teriak ida-mamanya lula yang bisa membuat seisi rumah menjadi terganggu,dan untungnya hanya ada mereka berdua di rumah itu.pras-papanya lula sedang bekerja diluar kota yang biasa pulang 3 bulan sekali.

Tanpa membalas teriakan sang mama,lula langsung tersadar dari lamunanya,

"MAMPUS,GW TELAT."

Cepat cepat lula mandi dan berdandan seadanya,memakai bedak nya tipis dan tak lupa lip balm,karena akhir akhir ini bibir lula kering dan pecah pecah.

Lula turun dari lantai atas rumahnya,langsung menyambar roti tawar yang ada di atas meja makan.

"Maahh lula langsung berangkat aja ok,takut telat."

"Eh eh,nggak.pokoknya makan dulu.mama gak mau tau."

"Maah,sekali aja yaa,lula udah telat,udh jam 06.32" kata lula merengek pada mamanya

"Yaudah,tapi mama bawain bekal makan oke."

Cepat cepat lula keluar dari rumahnya,untuk menunggu angkot yang biasa lewat ke depan rumahnya.

"Duhh angkotnya manaa sih,kok gak lewat lewat."
Kata lula cemas

"Dari pada gw lama nunggu angkot,gw jalan aja sampe depan komplek deh,mudah mudahan disana ada tukang ojeg atau angkot."

Akhirnya lula memutuskan untuk berjalan dengan cepat.karena ia sangat takut di hukum oleh guru piket. Lula yang notabennya anak baik tidak mau mempermalukan dirinya sendiri.

Saat lula sedang berjalan tiba tiba ada motor KLX kuning yang berhenti tepat di depanya.lula pun terlonjak kaget.

"Naik." Kata sang empunya motor.

Lula masih diam tidak bereaksi sama sekali

"Lo tuli atau gimana sihh,gw bilang naik ya naik!!" Kata gama dengan tatapan tajamnya

Lula hanya menuruti apa kata pria dihadapanya yang tak lain adalah gama,pria yang kemarin siang tiba tiba memintanya untuk menjadi pacarnya.lula sama sekali tidak menerima ataupun menolaknya,karena lula tau itu bukan ajakan melainkan perintah.

Karena memang sejak smp lula sudah memyukai gama.dan gama membenci lula entah dari kapan,dan lula pun tau fakfa itu.

Di atas motor gama,hanya ada keheningan diantara mereka berdua.
Setelah tiba di parkiran SMA garuda,lula turun dari motor gama,lalu diikuti oleh gama yang juga turun dari motornya.parkiran juga sudah sepi,karena para siswa sudah memasuki kelasnya masing masing.
beruntung mereka tidak terjebak macet,jadi tepat saat bel masuk,mereka sampai di sekolah.

"Makasih gam,kalo gak ada lo,pasti gw udah telat." Kata lula berterimakasih

Sedangkan gama tidak menyahut sama sekali,dia hanya menatap tajam mata lula dan langsung pergi meninggalkan lula yang masih berdiri di dekat motornya.

"Lo kenapa sih gam?dari dulu lo benci sama gw,sedangkan gw gak tau apa salah gw sama lo,tapi kenapa tiba tiba lo nembak gw kemarin,gw gak tau apa tujuan lo nembak gw." Batin lula sedih menatap kepergian gama

Tbc....

GAMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang