Istirahat pertama, di perpustakann sekolah. Terlihat seorang gadis bubble gum tengah memperhatikan sang kekasih -Sasuke- didepannya yang tengah membaca dengan tampang seriusnya. Mengingat ia sudah kelas tiga dan sebentar lagi ia akan menghadapi ujian kelulusan. Sedangkan sang gadis -Sakura- yang merasa bosan diacuhkan memulai pembicaraan.
"Ne, Sasuke-kun~ pulang sekolah nanti temani aku ke tokoh DVD ya...??" Sakura berbisik dengan suara pelan kepada Sasuke yang ada di depannya.
"..." Tetapi tidak ada tanggapan dari sang empu.
"Sasuke-kun~" Sakura sedikit menaikan volumenya.
"..." Masih tidak ada tanggapan dari Sasuke.
"Sasuke-koi~" Sakura memajukan Badannya mendekati Sasuke.
"..." Sasuke masih diam tak bergeming.
"Sasuke-chan~" Sakura mulai tidak sabaran sehingga memanggil Sasuke dengan panggilan yang menurut Sasuke nista.
"..." tetapi Sasuke semakin menaikan bukunya hingga menutupi wajahnya.
Urat-urat kekesalan mulai bermunculan di dahi lebar Sakura. Sakura mulai kesal di acuhkan sang kekasih.
"PANTAT AYAM!!!" Akhirnya ia pun berteriak keras. Dan melupakan keberadaanya yang saat ini di tempat paling sepi di sekolah. Tepatnya 'Perpustakaan'.
"Ssssshhhhtttt" suara orang-orang yang memperingati Sakura agar mengecilkan suaranya. Menambah urat kemarahan yang hinggap di dahi lebarnya.
'BRRRAAAKKK!!!' Akhirnya setelah menggeser kursinya dengan kasar Sakura berjalan keluar perpustakaan, tidak peduli akan pandangan aneh penghuni lain perpustakann, serta tak mengindahkan tatapan tajam dari Uchiha Sasuke.
.
"Baka!! Sasuke no Baka!! Beraninya dia mengacuhkanku dan lebih memilih buku-buku itu!! Tau begini lebih baik aku ikut Ino saja ke kantin. Dan sekarang aku malah di acuhkan, kelaparan pula. Kuso!!" Sakura berjalan di Koridor sekolah dengan aura yang menyeramkan. Umpatan dan sumpah serapah senantiasa ia layangkan pada kekasih 'Ayam'nya, yang sudah mengacuhkannya. Ia berencana pergi ke kantin menemui sahabat pirangnya, yang sudah pasti tengah makan siang dengan teman-teman yang lain.
"Sebenarnya maunya apasih?! Menyuruhku menemaninya di perpustakaan, tapi malah dia asik sendiri dengan bukunya. Menyebalkan, kalau begitu kenapa tidak langsung pergi saja sendiri. Toh sama saja." Belum sampai ke kantin, Bel masuk sudah berbunyi menandakan pelajaran akan segera dimulai dalam 5 menit. Hal itu sukses membuat Sakura semakin kesal. Akhirnya Sakura memutuskan berbalik dan kembali ke kelas tanpa makan siang.
.
Bel pulang berbunyi. Sakura buru-buru membereskan bukunya dan melesat keluar kelas menuju tokoh DVD sendirian, tanpa peduli panggilan dari teman-temannya, tanpa peduli Sasuke yang menunggunya di depan kelas, tanpa peduli apapun. Dengan tergesa ia berlari melewati Sasuke begitu saja, seolah Sasuke tidak pernah ada di depan kelasnya.
"Hei!!! Sakura!!! Ck, ada apasih? Dengan dia. Bukunya terjatuh bukannya diambil, malah lari. Dasar ceroboh." Ino menggerutu karna tidak berhasil mengejar Sakura. Tapi saat melihat Sasuke di depan kelasnya matanya langsung berbinar.
"Sasuke!! Nih.. nitip bukunya Sakura ya... ini tadi ketinggalan. Sakura tadi terlihat buru-buru sekali, jadi mungkin tidak menyadari bukunya tertinggal." Ujar ino sambil menyerahkan buku milik Sakura.
"Hn. Arigatou." Setelah mengucapkan terimakasih, Sasuke bergegas menuju rumah Sakura untuk mengembalikan Bukunya.
.
Disisi lain Sakura dengan terburu-buru pergi ke tokoh DVD untuk membeli single terbaru disertai tandatangan langsung dari Idol favorite nya yang limited edition. Sakura sampai di tokoh DVD dan antrian tidak begitu panjang mengingat tidak banyak fans yang tau tentang kedatangan eksklusif sang Idol Akasuna no Sasori. Untunglah Sakura punya banyak koneksi sesama fans yang dengan senang hati memberi tahukan semua aktifitas biasnya.
YOU ARE READING
B R E A K
FanfictionSummary : "Sakura dengarkan aku. Kita hanya Break, bukan Putus..../ "T-tapi hiks... kenapa?..../ "Maafkan aku." Sasuke meminta Break dari Sakura. Tapi apa alasannya? Sakura sakit hati dan memutuska Move on dari Sasuke. Karena bagi Sakura itu hanya...
