I don't wanna live forever - zayn malik ft. taylor swift
***
"Bisakah aku memberitahumu sesuatu? memberitahumu bahwa aku tidak baik-baik saja"
***
ANGIN menyibak rindangnya daun, memberi akses pada sinar matahari untuk menyentuh kulit manusia. Silau terangnya memantul ke kaca spion motor milik seorang remaja laki-laki.
Panas yang memaksa masuk ke dalam jaketnya tak mengurungkan niatnya untuk terus mengendarai motor ke tempat yang di tuju.
Laki-laki itu menghentikan motor gedenya tepat di depan tempat pemakaman umum. Membuka helm full face di kepalanya dan menampakan wajah tampannya yang selalu diagung-agungkan para kaum hawa.
Dirinya lalu turun, tak lupa membawa bucket bunga lili yang ia bawa. Kakinya berhenti tepat di samping sebuah makam bernisankan 'intan savita'
Laki-laki itu berjongkok, lalu mengucapkan salam kepada penghuni makam yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri
"Mah aku dateng, " ujarnya seraya mengusap batu nisan.
"Aku bawa bunga kesukaan Mama."lanjutnya
Ia pun meletakan bucket bunga lili yang ia pegang di depan batu nisan mamanya.
Lalu Diaz--nama laki-laki tersebut, membersihkan daun-daun kering yang jatuh di atas rerumputan yang tertata rapi itu.
"Mah, aku kangen..." lirihnya, itu selalu terucap dari mulutnya setiap kali ia mengunjungi makam sang mama.
Ia tertunduk sebentar, lalu mengadahkan tangannya untuk memanjatkan doa kepada Allah Swt.
Sampai sebuah isak tangis yang cukup kencang membuatnya tak khusyuk.
Diaz menengok mencari sumber suara, dan ia mendapati seorang gadis berkisar seumuran dengannya sedang menangis di samping sebuah makam yang tak jauh dari makam mamanya.
Dilihatnya gadis itu, ia terlihat sangat berantakan. Lingkaran hitam terlihat sangat jelas di bawah matanya.
Mungkin yang ditangisinya baru saja meninggal atau orangtuanya. Entahlah itu tak dipirkirkan oleh Diaz, yang ia pikirkan sekarang adalah, ia merasa tak asing dengan gadis itu.
Tersadar bahwa dirinya sedang diperhatikan, gadis itu menatap balik Diaz dan langsung menghapus air mata dipipinya. Kemudian ia berdiri dan menatap Diaz lagi sebentar lalu pergi entah kemana.
Dan Diaz merasa pernah melihat mata itu
___________________________________
N/A : HAI!!!....gimana openingnya?bikin mau lanjut apa B aja nih?😅baca terus yaaa..dijamin seru dan bikin greget kok, jangan lupa vote dan comment nya, kalo cuma ngetuk bintang dibawah gak terlalu berat kan?*ngarep bgt nih orang😂. Udah gini aja,bingung mau ngomong apa😁
See You Next Chapter....
KEEP READING💪...
YOU ARE READING
Cause You
Teen FictionDiaz kira hidupnya akan selalu monoton, tapi tanpa diduga kehadiran Raquell si anak baru yang banyak omong membuat semuanya menjadi lebih rumit. Menurutnya. Berawal dari Raquell yang tinggal didekat rumahnya, dan mereka yang menjadi teman sebangku. ...
