Malam indah penuh bintang menerangi langit cerah seorang anak kecil memeluk bonekanya penuh sayang. Dia merasakan sepi, merasakan gundah, kesibukkan orangtuanya dan kekurangan dalam dirinya juga tak ada teman yang mau bermain dengannya membuat dia putus asa. Berfikir tak ada artinya dia hidup dalam kehidupan ini. Syifa namanya yang berarti obat. Obat rindu segala rindu bagi orangtuanya.
Ibunya merasa sangat bersalah disaat anaknya berada diposisi seperti ini. Melihat anaknya sendirian dan hanya bisa termenung dengan sebuah boneka dalam genggamannya. Sedih yang dia rasakan, berbuat seperti apapun sudah dilakukan. Mencari donor mata untuknya pun sudah di cari.
"Yah, bunda kasihan melihat Syifa sendiri, tidak punya siapa-siapa, tidak ada teman yang membuatnya tertawa. Mungkin bisa saja dengan ayah, bunda ataupun bibi. Tapi mungkin itu kurang buat dia. Sejak tadi bunda perhatikan dia melamun saja menggenggam bonekanya, bunda sedih yah melihat Syifa seperti itu." Kata bunda yang setengah menangis.
"Ya, terus maksud bunda gimana? Ayah juga kasihan liat Syifa seperti itu, kalau boleh mata ayah aja buat dia bun." Kata ayah yang ikut sedih.
"Kita mau bagaimana lagi, mencari pendonor yang cocok juga belum dapat, ayah binggung bun." Lanjut ayah setengah putus asa.
"Ayah, Bagaimana kalau kita mengangkat anak saja? Agar Syifa ada temannya. Bunda tahu bahwa Syifa tidak bisa melihat tapi dia bisa merasakannya yah" kata sang istri terhadap sang suami penuh dengan air mata mengingat anaknya tadi termenung sendiri dengan wajah sedih.
"Terserah bunda aja, kalau itu bisa membuat Syifa senang kenapa tidak, selama kita masih mencari pendonor mata yang cocok untuk dia" kata suaminya. Setelah bercakap selama semalam suami dan istri tersebut membicarakannya kepada anaknya, yaitu Syifa.
YOU ARE READING
Anjani Sang Rembulan
Teen FictionSeorang anak ABK yang dalam kehidupannya dia merasa sepi, dan menginginkan seorang adik, untuk menemani dia dan untuk menjadi temannya. Akhirnya keinginan dia tercapai dengan hadirnya seorang anak perempuan remaja, yang sangat menyayangi kakak angka...
