1.Nenek Lampir

29 5 5
                                        

Di saat sang surya memperlihatkan keindahan nya yg agung. Disaat itu juga dia tertidur dengan lelap mencoba menghilangkan sebuah memori yang sangat menyakitkan bagi dirinya..

"Maaa...aku...berangkat dulu yaa" Gilang tidak dapat menyelesaikan ritual sarapan nya dengan tenang karna ia tahu kalau dia sudah.TELAT. Reyana hanya bisa tersenyum melihat anak nya yang sudah bisa tersenyum walaupun dia tahu anak nya sedang tidak baik baik saja. Kamu harus bisa melupakan dia....batin reyana

***

Saat sampai halaman rumah motor kesayangan nya alias beti sudah siap digunakan dan tanpa ba-bi-bu lagi lagsung gaspol oleh gilang karna ia sudah hampir telat.

Tiga..

Dua..

Satu..

Saat ia hampir sampai tiba tiba saja pak budi menutup gerbang nya dan tersenyum jail kepada gilang dan berkata haha..gk bisa lewat lo kutu kupret... batin pak budi

"Ehh..pak embud gerbang nya udah ditutup ya pak?" Tanya gilang dengan polos ny bertanya.

Mendengar nama nya dipanggil embud pak budi hanya bisa menghela napas dengan pelan karna ia sudah terbiasa.

"Kalo gerbang nya sudah rapat itu apa namanya nak beti?" Iya beti adalah panggilan gilang yang didapat dari pak budi setiap pagi nya.karna beti adalah motor yang ia pakai.

"Namanya udah ketutup pak. Btw gue punya video yang baru tau pakk mantap kali pak mau kagak?? " Dengan sigap pak budi membuka gerbang lebar lebar tanpa menutup nya kembali. Gilang yang melihat bahwa jebakan nya berhasil pun langsung gaspol beti masuk gerbang sekolah..

"Eh....kampret sekampret kampret nya gue diboongin lagi sama tuh kutu" teriak pak budi karna ia sudah tertipu lagi

***

Setelah ia memarkirkan beti dengan aman dan terkendali ia langsung memasang wajah dingin nya seperti biasa dalam kamusnya

orang yang boleh melihat gue tersenyum hanya mama,pak budi dan para sahabat nya

Saat melihat sahabat nya masuk azka atau biasa dipanggil embul langsung menyapanya

"Oy oncom dari mana aja lu? Telat lagi?"

"Hmmm..."

"Eh..si taek gue nanya panjang panjang malah dijawab datar... gue goreng enak kali yaa"

"Kerjaan lo makan mulu mbul bankrut lama lama mak lo nanggungin hidup lo"

Disaat azka ingin membalas nya pak tagor pun memasuki kelas dengan wajah killer nya seperti biasa. Dan pelajaran pun dimulai.

***

Saat bel istirahat berbunyi gilang pun bersiap ingin melakukan hibernasi seperti biasanya saat itu juga ia melihat nenek lampir menghampirinya.
------------------------------------------------
Hai ini cerita pertama gue sorry banget ya kalo agak gimana gitu ini cerita. Namanya juga pemula..

#jangan lupa comment and vote
#see you in the next part

Last Part Fom My HeartCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang