Hidup dengan kasih sayang sahabat dan orang tua aku rasa sudah cukup untuk tidak merasakan sebuah cinta yang sering orang katakan. Cinta antara seorang laki-laki dan perempuan. Karena jujur saja hal itu membuatku takut. Takut untuk jatuh cinta dan jatuh karena cinta yang ku punya. Jadi jika kau ingin aku mengizinkanmu masuk, berjanjilah untuk tidak akan pernah meninggalkan ku. Untuk apapun alasannya. Karena aku tidak mau tahu. Ya, egois memang.
Tapi seperti kata orang bukan? Semakin kamu menjauh, tanpa kamu sadar kamu akan mendekat kepada apa yng berusaha kau jauhi itu. Dan apalah dayaku? Rasa sialan itu tiba tiba menuntut masuk menjadi bumerang untuk ku sendiri. Ku harap aku tidak menyesal untuk pernah merasakannya. Meski kata orang itu akan membuat kita lebih menikmati dunia yang sesungguhnya.
"Aku mencintaimu, Kania."
Bullshit!
Kenapa harus kata itu? Kau pikir aku percaya?
"Maaf, tapi aku tidak."
Seharusnya, setelah kata itu terucap dari mulutku. Meraka pergi dan tidak menggangguku dengan rasa sialan itu. Ya, seharusnya. Tapi justru datang seseorang yang dengan percaya dirinya tetap bertahan meski aku sudah mengatakan hal yang sama. Seperti yang sudah aku katakan ke beberapa cowo di luar sana.
Dan itu membuatku hampir gila! Gila karena aku yang semakin lama semakin masuk ke dalam permainannya itu. Dan gila karena semakin lama, aku merasa sebuah getaran aneh yang hinggap di hatiku ketika aku bersamanya. Dan semakin ku berusaha untuk menolak kehadirannya, malah justru seperti semakin mudah dia untu menguasaiku.
Cinta? Ehmmm... aku tidak tahu, dan--- tidak yakin karena aku belum pernah merasakannya.
Mungkin rasa nyaman. Sama seperti ketika aku bersama dengan sahabatku atau keluargaku. Ya, aku yakin seperti itu.
Berusaha yakin, mungkin?
####
Hayyyy!! Semoga suka dengan cerita abal-abalku ini yaa guys! Sebenernya sih cuma iseng aja sambil jawab tantangan hehehe.
Happy reading yaa! Jangan lupa vote yaa kalo kalian tidak keberatan aja sihh! Thanks udah mampir ke cerita pertamaku.
YOU ARE READING
The Last Of My First Love
Teen FictionKisah ini berisi kisah tentang bagaimana sebuah pembuktian, pelajaran, dan perjuangan. Tidak ada seseorang yang tidak bisa hidup tanpa cinta. Karena sebenarnya, kita ada juga karena cinta. Lalu bagaimana kita bisa hidup tanpa hal itu? Dan hal itu me...
