Chapter 2

14.6K 2K 273
                                    

"Bang Yoongi kemana, sih!"

Kim Taehyung melempar bola basketnya dengan marah ke sembarang arah, membuat bola itu terpental-pental menjauhi mereka. Keenam geng BTS saat ini sudah berada di lapangan basket belakang sekolah, tengah bersiap latihan untuk pertandingan basket melawan sekolah sebelah yang akan diadakan bulan depan.

Mereka sendiri sebenarnya sedang menunggu ketua tim basket mereka, yang tak lain dan tak bukan adalah Min Yoongi, sekaligus ketua di geng mereka, BTS. Walaupun lima dari antara mereka adalah starter di tim, dua anggota lainnya tetap ikut berlatih walaupun hanya sebagai pemain cadangan.

Jimin, Seokjin, Hoseok, Taehyung, dan Namjoon sedari tadi memilih untuk memulai latihan terlebih dulu sambil menunggu ketua tim basket mereka, Min Yoongi. Sedangkan Jeon Jungkook, anggota paling muda mereka lebih memilih untuk duduk santai di bawah bersama pacar barunya, Kim Yerim.

BTS sendiri memiliki tujuh anggota, semuanya tampan dan kaya raya. Ditambah lagi bagaimana jagonya mereka dalam basket. Kim Taehyung, Park Jimin, dan Jeon Jungkook masih duduk di kelas dua, sedangkan sisanya duduk di kelas tiga, menjadi senior yang paling dihormati di sekolah ini.

Seokjin, anggota yang dikenal paling ramah dan baik hati itu hanya menghela napas, mencoba menenangkan Taehyung yang marah, "Sabar, sabar, mungkin si Yoongi lagi sibuk."

"Sibuk nenek lo! Kita udah nunggu di sini lebih dari setengah jam!" seru Taehyung seraya melipat kedua tangannya di depan dada.

"Ngudut kali di gudang!" jawab Jimin asal.

"Bokepanlah, coeg!" tambah Namjoon.

"Gua lebih percaya kalau tu orang enaena sama cewenya." Hoseok yang tengah duduk di bawah ikut menimpali, diikuti oleh cengengesan mesumnya.

Seokjin langsung memukul kepala Hoseok, membuat pria itu mengaduh kesakitan. "Bahasa lo! Nggak liat si Jungkook lagi bawa cewenya?! Masih kelas satu, bro! Dibawah umur!"

"Goblok! Perlu di sensor emang mulut lo pake kain pel, bang!" seru Taehyung yang sudah ikut duduk-duduk manis bersama Hoseok, lalu diikuti oleh ketiga temannya yang lain.

"Ya mana mungkin lah tu orang begituan! Cewe aja kagak punya! Yang ada kagak ada yang mau sama Bang Yoongi! Orang sama cewek aja dinginnya macem kulkas gua di rumah!" seru Park Jimin lalu terbahak.

"Cewek yang demen mah banyak, tapi kaga ada yang berani. Jangankan cewek, sama cowok aja galak judes jutek gitu, nyet." tambah Seokjin yang ikut menimpali.

Taehyung menghela napas kelelahan, mukanya terlihat suntuk dan sebal. "Pokoknya kalau Bang Yoongi kagak nyampe lima menit lagi, gue cabut!"

"Berani cabut, lo out dari tim kita."

Mendengar suara berat nan dingin dari arah belakang membuat mereka segera menoleh ke arah sumber suara. Min Yoongi, ketua tim basket mereka akhirnya tiba bersamaan dengan tasnya yang ia sampirkan di punggungnya. Yoongi datang beserta atribut lengkapnya-pakaian basket, sepatu nike sport hitam, dan bola basket yang ia bawa menggunakan tangan satunya.

"Kemana aja sih lo, bang? Kita udah nungguin sampe lumutan nih!" protes Taehyung.

Yoongi yang telah sampai di lapangan langsung men-dribble bola tanpa melihat ke bawah, terlihat sangat ahli, "Biasa, ngudut dulu. Mulut gua asem." Lalu tatapannya melirik ke arah Jungkook yang tengah bermesraan bersama dengan seorang gadis mungil berambut panjang.

"Siapa tu cewek?" Yoongi menunjuk gadis di sebelah Jungkook dengan dagunya, menatapnya dengan dingin seolah-olah keberadaan gadis itu tak diinginkan di tempat ini.

ADORING SEUNGWAN✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang