Pertemuan Pertama

7.1K 239 14
                                        

Sore ini, Nala sedang duduk - duduk santai di ruang tv sambil menonton acara tv kesukaannya.

"Dek, lagi ngapain?" tanya Mama Ajeng yang sedang sibuk di dapur.

"Lagi nonton sinetron Ma, sedih banget ceritanya. Kenapa, Ma?" jawab Nala sambil menangis sesenggukan.

"Kamu ini loh, udah gede malah nonton sinetron. Bukannya bantuin mama!" ucap Mama Ajeng sembari menghampiri Nala.

"Gak usah lebay gitu nontonnya, pake nangis segala." lanjut Mama Ajeng.

Nala yang mendengar ucapan sang mama pun menoleh dan mengkerutkan dahinya, seolah tidak terima dengan ucapan tersebut.

"Loh, kok jadi mama yang sewot sih?" ucap Nala kesal.

"Udah ah, mama lagi males debat sama kamu. Nih anterin kue ke tetangga depan, yang baru pindahan itu." suruh Mama Ajeng sambil memberikan sekotak kue yang dibawanya dari dapur.

"Kok jadi Nala yang nganter sih Ma, kan ada Bang Rendy." protes Nala.

"Udah, kamu gak usah banyak protes. Sekalian kenalan sana sama anaknya, mama denger nih ya, anaknya itu ganteng. Lumayan bisa kamu ajak pdkt-an." ucap Mama Ajeng sambil terkikik geli.

"Mama gak asik ih. Nala gak mungkin naksir kali Ma. Yaudah Nala pergi dulu." ucap Nala kesal sambil berjalan ke luar rumah.

"Inget ya, La pdkt-an!" teriak Mama Ajeng diiringi dengan tawa.


------------------------------------------------------
Sesampainya di depan pintu rumah si tetangga baru. Nala mengetukkan jari telunjukknya di kening, dia sedang berpikir apakah sapaan yang cocok untuk tetangga barunya nanti.

"Hai tante! Apa kabar?" ucapnya.

"Gak deh, terlalu sok asik." komentarnya.

"Selamat sore tante. Nama saya Nala, saya dari ttt kok kaya SPG ya?"

"Yaudah deh, apa yang gue inget itu aja yang gue bilang nanti."
.
..
...
....
.....
Tarik nafas
Hembuskan
Tarik nafas
Hembuskan
Fyuh
Ayo Nala lo pasti bisa!

Tok tok tok
Tok tok tok
Tok tok to...

Cklek

Wajah Nala beku seketika. Jantungnya berdegup kencang. Kini, di depan wajahnya sudah terpampang wajah laki - laki tampan melebihi ketampanan pemeran utama sinetron yang disukainya. Kulit bening, hidung mancung, alis tebal, bibir berwarna merah muda, mata indah dan semua yang ada di wajahnya perfect! Setelah sepersekian detik, Nala menyadari kedongoannya. Dia mendadak gugup.

Ngapain gue bengongin dia. Nala bego! batin Nala.

"Ha...hai...kak" sapa Nala canggung.

"Ada apa ya?" tanya laki - laki tersebut dengan tampang datar tapi ganteng.

"In...ini mau nganter kue, sebagai ucapan selamat datang." ucap Nala kikuk.

"Oh, terimakasih." jawabnya

"Ada keperluan lain?" ucapnya lagi.

"Ohh,eng...engga deh kak. Saya permisi dulu. Selamat sore." pamit Nala.

"Selamat sore." ucapnya dan langsung menutup pintu.

Setelah kepergian lelaki itu. Nala masih menenangkan dirinya dan menyentuh pusat getaran terhebat dalam tubuhnya.

"Jantung gue." ucap Nala sembari menyentuh dadanya.



























Halo guys!
Udah absurd belum? :v
Dimaklumin aja ya kalo masih kurang hihihi
Maaf kalo pendek atau ada typo dan sebagainya😆

P.s
Jangan lupa vote sama comment ya kaka😉😉

Cool BoyWhere stories live. Discover now