CHAPTER 9 : Your Misery

12.5K 693 5
                                    

Nora terbangun karena ada sesuatu yang menepuk wajahnya kasar. Nora juga merasakan jika ia terduduk di sebuah kursi, dan ia juga merasakan tangan dan kakinya diikat oleh tali, ikatannya sangat kencang hingga membuat pergelangan tangan dan tungkai kakinya terasa sakit. Nora membuka matanya dan terkejut melihat sosok di depannya. Lalu, orang itu menarik rambut Nora ke belakang dan menampar wajahnya sangat keras.

"well, well, ini dia pelacur Andrew yang baru." ucap orang itu dengan seringai sinis di bibirnya.

"SARAH! kenapa? Bukankah kau harusnya masih di penjara?" ucap Nora terbata-bata.

"itu sangat mudah sekali. Apa gunanya punya kekasih kaya raya yang bisa melakukan apapun?" ucap orang itu sembari melihat seorang pria dengan baju hitam dan mempunyai rupa yang tampan duduk di sofa yang ada di depan Nora dan menempel pada dinding.

"Kau tau? semua rencanaku hampir berhasil, jika kau tidak datang untuk menghancurkannya brengsek!!" tamparan keras kembali menyambar pipinya, Nora meringis akan rasa perih tamparan itu.

"apa maksudmu?"

"well, Andrew itu pengusaha yang paling di segani di dunia bisnis, sedangkan aku anak buangan yang terlantar dan harus berakhir di club malam. Aku hampir menguasai seluruh harta Andrew tapi kau menghancurkan segalanya bitch!! dan sekarang kau harus membayar semuanya!"

Sarah melepas ikatan di tangan dan kaki Nora, lalu dengan paksa menarik bahu Nora ke depan dan membuat Nora jatuh tengkurap di atas lantai. Sarah mengambil balok kayu di sudut ruangan, dan menekan kepala Nora ke lantai menggunakan ujung kayu itu.

"well Nora, selamat datang di NERAKA." penekanan kata terakhir membuat Nora bergidik ngeri akan bayangan balok kayu mengenai tubuh atau yang lebih parah adalah kepalanya.

Sarah mengayunkan balok kayu itu dan menjatuhkannya tepat di bahu dan punggung Nora. Hingga membuat gadis itu menjerit kesakitan diiringi tangis pilu. Tidak cukup sampai di situ. Pria yang sedari tadi duduk di sofa, beranjak dan mengangkat tubuh Nora setengah duduk dan menghadap Sarah.

"bagaimana sudah cukup? Atau masih mau lagi?"

Nora hanya menggeleng lemah, tenaganya terkuras habis karena menahan sakit. Ia terus memanggil angel untuk membantunya, namun angel diam tanpa menjawab. Seolah lenyap.

"tapi, kurasa masih kurang. Bagaimana menurutmu Howard? kita apakan jalang ini?" ucap Sarah menatap pria yang sedari tadi memangku Nora.

"terserah kau saja sayang, tetapi sisakan bagianku. Aku tidak ingin bercinta dengan orang pingsan." ucap pria itu menatap Sarah penuh makna.

"tentu saja, kita mulai dengan ini." Sarah mengeluarkan belati yang cukup besar, dan mendekati Nora.

"the game begin," perlahan Sarah menancapkan ujung belati itu di bahu kanan Nora, dan menggerakkan ujungnya ke lengan Nora. Membuat darah mengalir dari luka sayatan itu dan menembus kaus kuning yang tidak tertutup mantel lagi. Nora menangis, terisak, dan memohon untuk berhenti.

Namun Sarah tidak menggubris tangisan Nora. Ia tetap membuat sayatan di sepanjang bahu, lengan, dan dada Nora. Setelah itu, Sarah kembali menyimpan belati itu di jaket hitamnya, kemudian ia mengeluarkan satu botol alkohol dari saku yang lainnya.

"sepertinya aku harus membersihkan lukamu. Aku masih cukup berbaik hati padamu bukan? Rasanya akan sedikit sakit,"

Perlahan Sarah membuka tutup botol itu, sedangkan Nora menggelengkan kepala sembari menangis tersedu. Sarah kembali berlutut di depannya, dan menuangkan seluruh cairan itu di sayatan bahu Nora.

"tidak kumohon ... aaarrrggghhh!!!!"

Nora menjerit kesakitan saat cairan itu membasahi luka Nora yang menganga dan mengeluarkan darah segar. Rasa perih dan panas bercampur menjadi satu, membuat Nora terus menjerit dan menangis. Sedangkan Sarah tertawa penuh kemenangan, melihat Nora yang tersiksa.

Your Sides [Lover the Series #1] ~Available On Playbook~Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang