Prolog

146 14 19
                                        

Seorang gadis duduk di sebuah kedai kopi pinggiran kota dengan secangkir kopi di tangannya

Ia mengernyit saat sensasi pahit kopi menggelitik lidahnya
Gadis ini tak suka kopi namun kali ini pengecualian, ia butuh pelampiasan sesaat

Gadis itu masih membiasakan lidahnya dengan rasa kopi tersebut sehingga ia  tak menyadari ada seorang lelaki yang kini telah duduk didepannya

Lelaki yang kini telah duduk itu mengernyit bingung melihat tingkah sahabat nya tersebut, sejak kapan gadis ini meminum kopi? ia tau betul lambung gadis ini tidak terlalu tahan dengan kopi

"aku tidak menyangka efek patah hati membuatmu berani melakukan apa yang selalu kamu hindari" ucap lelaki dihadapan nya itu, ia hanya terkekeh saat pria yang sangat mengenalnya selain ayah dan abang nya tersebut

"Rena berhentilah menyiksa dirimu, untuk seorang yang bahkan tak peduli dengan perasaan mu"

"berhentilah daniel menceramahiku"
Wanita itu menerawang suasana luar dari jendela

"biarkan aku menikmati secangkir kopi tanpa gula ini, aku tak ingin pemanis untuk sesuatu yang memang ditakdirkan pahit"
****

Well aku tau cerita nya ngga bakal ada yang baca, jadi biarin aku nge publish cerita aku disini ya. Tau kok ceritanya aneh ngga jelas

IMAGINATIONWhere stories live. Discover now