Prolog

67 5 0
                                        

Aku sama sekali tidak bisa melupakannya. Sangat ingin ku lepas bayangannya. Tapi aku tak sanggup. Sekuat apapun aku melempar kenangan-kenangan masa lalu, sekencang itu pula ia akan menyeruak kembali dalam ingatanku. Kadang aku lelah. Aku inging memulai hidup baru tanpa bayang-bayang pria itu. Tapi dia terus menghantuiku.

Sejak dua hari yang lalu pertemuan dengannya, aku sama sekali tidak bisa tidur. Cinta yang ingin ku kubur dalam* , menyeruak keluar. berdesak* dengan logika yang mengingatkan ku untuk tetap bertahan dengan situasi sekarang.

Logika ku menolak, tapi hati kecilku tak dapat berbohong. Aku masih menginginkannya.

Aku tak tahu, apakah aku mulai melewati batas toleransiku. Perasaan ini semakin membawaku melayang. Kecintaanku padanya seperti candu. Sangat sulit untuk kulupakan.




I Hate You But I Love YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang