part 38

1.1K 76 1
                                    


Aku pun bergegas turun dari taxi..
Aku pun tersenyum saat ku lihat mobil yang mengikuti ku dari tadi ikut berhenti dengan jarak yang lumayan agak jauh
Aku tau itu ally..

aku tau dia tak akan membiarkan aku pulang sendiri.. dan sedari tadi dia mengikuti ku dan memastikan aku sampai di rumah..
dan setelah ku langkahkan kaki memasuki rumah , mobil ally pun juga melaju pergi..

"Darimana saja sayang kamu seharian ini?" Sebuah pertanyaan membuat ku terkejut saat aku menutup pintu..

"Mama?? Illy menemui ally ma!" Jawab ku sambil ku hampiri mama..
"Apa ally itu langit?" Tanya mama penuh selidik
Aku pun hany menganggukan kepalaku

"Apa kamu mencintai dia nak?"
Aku pun berusaha tersenyum pada mama
"Langit adalah sahabat illy sejak kecil di panti ma, illy menganggap dia kakak illy!" jawab ku bohong

"Mama tau nak kamu bohong kan sama mama?, maafkan mama ya nak, karena rafa kamu harus mengorbankan perasaan kamu!"
Ucap mama sambil memeluk ku

"Ga ada yang di korban kan ma, illy nglakuin ini karena illy sayang sama papa dan mama, !" Ucap ku sambil ku hapus airmata mama

"Makasih ya nak!"
"Mama ga perlu berterima kasih, ini sudah kewajiban illy sebagai anak membahagiakan papa mama, oh ya ma kok sepi papa sama kak rafa kemana?" Tanya ku segera

"Mereka sedang ke io nak untuk menyiapkan pertunangan mu dengan rafa, rafa ingin akhir pekan ini pertunangan kalian dilaksanakan!"ucap mama sambil menatap ku

"Ohhh.. !" Jawab ku singkat
Saat aku hendak menuju ke kamar tiba tiba

"Illy, sayang coba lihat apa yang ku bawa!" Terdengar suara kak rafa datang dan berteriak memanggil ku
Aku pun menoleh ke arah kak rafa dan ku lihat dia berjalan menghampiri ku

Kak rafa pun menyodorkan sebuah kota kecil pada ku..
Aku pun membuka nya dan ku lihat sepasang cincin di sana

"Apa kamu suka?" Tanya kak rafa
aku pun hanya menyinggungkan senyum di bibir ku
"Apa kamu bahagia illy?"
Pertanyaan yang seharusnya kak rafa sudah tau jawaban nya
Tapi mengapa dia pertanyakan

"Aku bahagia kak, lihat lah aku tersenyum kan? Jadi itu tanda nya aku bahagia!" Ucap ku sambil ku paksakan tersenyum

"Kak, illy ke kamar ya illy capek, bye ma!" Tanpa menunggu jawaban mereka aku pun berlari kecil ke kamar ku.
Aku pun bergegas mandi dan setelah itu aku pun tertidur

Pelangi sehabis hujanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang