807 182 13
                                        

house of mentality

Setelah pernyataan itu, Kira menaikkan tangannya kesamping, "Apa?"

Calum menaikkan kedua bahunya dan mengangguk, "Luke yang bilang itu."

Mendengar kata 'Luke', Kira langsung ingat jika dia ingin mengetahui lelaki itu. Dia tersenyum kecil lalu menyenderkan punggungnya di dinding putih itu, "Kau temannya Luke?"

"Sahabat lebih tepatnya," ucap Calum, "Tapi, bagaimana dia tahu kau?"

Perempuan itu menaikkan bahunya, "Aku bahkan tidak kenal lelaki itu. Jujur saja aku terkaget saat kau bilang nama 'Luke' karena aku ingin menemui lelaki itu."

Calum menaikkan sebelah alisnya, "Kau ingin menemui Luke? Atas apa?"

"Beberapa hari yang lalu, aku menemui Josh. Dia bodyguard disini. Dia mengatakan jika ayahku cukup berani untuk menanggapi Luke dengan jangka waktu yang lama."

"Oh," ucap Calum, "Luke bilang jika dia tidak menyukai tempat ini dan dokter itu. Aku tidak menyangka jika dia menemui anaknya dan aku menemuimu."

"Sebenarnya aku tidak percaya jika ayahku cukup berani untuk menanggapi seorang psikopat. Dia saja berteriak seperti perempuan tua saat listrik di rumah tiba-tiba mati," kekeh Kira, "Baiklah, aku harus melanjutkan perjalananku, Calum."

Calum mengangguk dan membiarkan Kira berjalan masuk kedalam pintu yang berada di lantai tersebut.

***

Setelah menemui suster di lantai itu, barulah perempuan itu tahu jika lantai itu khusus untuk terapi bagi orang yang ketergantungan kepada obat, ruang radioaktif dan operasi. Setelah dia keluar dari pintu lantai 6, dia menemui Robert yang sedang menyenderkan tubuhnya disamping pintu lift. Kira berjalan pelan dan tersenyum kepada Robert.

"Robert, kamu ngapain disini?" tanya Kira.

"Aku baru menemui Luke. Katanya kau suka mengelilingi rumah sakit dan dia memintaku untuk menemanimu mengelilingi rumah sakit ini karena dia tahu perempuan sepertimu bisa saja melakukan hal yang tidak diinginkan disini," ucap Robert. Kira menatap Robert tidak percaya. Bagaimana seorang Luke yang ingin dia temui mengirimkan Robert untuk menemani Kira dalam mengelilingi rumah sakit sebesar ini?

"Jadi, tidak apa-apa kan kalau aku menemanimu?" tanya Robert. Kira tanpa berpikir panjang langsung mengangguk.

"Baiklah, Robert. Tujuan selanjutnya lantai 7!"


***

A/n : ada yang ngerasa aneh sama ini semua? :")


house of mentality ‡ luke hemmingsWhere stories live. Discover now