DISCLAIMER
FF ini cukup banyak mengandung istilah dan alur korporat, jadi mungkin agak berat buat pembaca awam. Kalau mau sekalian belajar, welcome! Aku akan berusaha membuatnya tetap mudah dipahami.
Tapi kalau kalian cari lovey-dovey dan hiburan ringan, sorry kayaknya kalian nggak akan menemukannya di akunku 🤧
Selamat datang di dunia Lisa & pengagum rahasianya, Taehyung 🫦
✮ ✮ ✮
Rumah itu begitu tenang. Gemericik air dari kolam ikan mengalun lembut, menghadirkan ketenangan bagi siapa pun yang mendengarnya. Ikan-ikan koi berharga mahal berenang anggun, liuk tubuhnya memantulkan warna dan corak cerah yang memanjakan mata.
Setiap sudut kediaman seluas dua ratus meter persegi itu terawat dengan begitu apik. Bunga-bunga di taman bermekaran dengan indah, sementara hamparan rumput hijau dipangkas rapi dan terjaga kebersihannya. Tak ada satu pun sudut yang tampak terabaikan, seolah sang pemilik tak pernah membiarkan waktu berlalu tanpa memastikan rumah itu tetap sempurna.
Lantai berkilau tanpa noda. Perabotan tertata apik, tak tersentuh debu sedikit pun. Dari dapur, aroma masakan yang lezat menyeruak, memenuhi udara, pertanda sang pemilik baru saja selesai menyiapkan hidangan terbaik untuk disajikan.
Sekilas, rumah itu tampak seperti kediaman keluarga yang bahagia dan baik-baik saja. Rumah yang seharusnya dipenuhi gelak tawa, percakapan hangat, dan suara langkah kaki yang saling bersahutan di setiap sudutnya.
Namun kenyataannya, hanya keheningan yang tinggal di sana.
Keheningan yang begitu pekat, hingga terasa mampu mencekik jiwa dan raga siapa pun yang hidup di dalamnya.
Di sudut halaman belakang, di atas sebuah sofa panjang berbahan rotan, duduk seorang wanita berusia tiga puluh dua tahun yang masih tampak begitu cantik untuk ukuran perempuan seusianya. Tak jarang orang salah mengira usianya dan menyangkanya masih berada di awal dua puluhan.
Wajah bulatnya dibingkai rambut panjang berponi yang dicat cokelat terang. Tubuhnya ramping, dengan kaki jenjang yang pagi itu hanya dibalut kaus putih polos dan celana pendek yang berhenti di pertengahan paha.
Sebatang rokok terselip di antara jemari lentik tangan kanannya. Sesekali, tangan kirinya terangkat untuk menyesap bir dari botol yang isinya tinggal separuh. Di atas pangkuannya, sebuah laptop menampilkan presentasi bertajuk "Portfolio", sebuah upaya untuk menjual kemampuan, pengalaman, dan pencapaian yang telah ia kumpulkan selama bertahun-tahun, dengan harapan masih ada satu perusahaan yang bersedia memberinya kesempatan.
Lisa mengembuskan napas panjang.
Sudah tiga bulan ia menyandang status sebagai pengangguran. Tiga bulan pula ia menggantungkan hidupnya—dan hidup sang ibu—pada tabungan yang jumlahnya semakin menipis setiap hari.
Ia bahkan sudah kehilangan hitungan tentang berapa banyak wawancara dan tes kerja yang telah dilewatinya. Hasilnya hampir selalu sama: penolakan atau ghosting, dibungkus kalimat-kalimat yang terdengar profesional tetapi semakin lama semakin menyebalkan.
"Anda tidak sesuai dengan kriteria yang kami butuhkan."
"Ekspektasi gaji Anda terlalu tinggi untuk standar perusahaan kami."
Atau alasan yang menurutnya paling konyol:
"Anda overqualified untuk posisi ini."
Lucu. Bertahun-tahun pengalaman, berbagai pencapaian, dan kemampuan yang seharusnya menjadi nilai jual justru terasa seperti kutukan ketika ia sedang membutuhkan pekerjaan.
YOU ARE READING
UNLEASHED (21+) - Taelice FF
FanfictionLalisa Manoban tidak pernah takut kehilangan kendali. Sampai seseorang datang dan membuatnya mempertanyakan apakah kendali itu masih benar-benar miliknya. Kim Taehyung tidak pernah memintanya untuk tunduk. Ia hanya tahu kapan harus mendekat. Kapan h...
