Prolog

14 0 0
                                        

Tidak semua pertemuan terjadi secara kebetulan.

Ada orang-orang yang datang hanya untuk singgah, ada pula yang datang untuk mengubah seluruh arah hidup seseorang.

Begitu pula dengan Elarisse Veyna.

Hari itu seharusnya menjadi hari biasa. Tidak ada yang istimewa, tidak ada yang perlu dikenang. Namun, tanpa ia sadari, langkah kecil yang ia ambil membawanya pada dua sosok yang kelak akan menjadi bagian paling rumit dalam hidupnya.

Elvarian Rhae dengan tatapan dinginnya.

Caelviro Arden dengan senyum yang sulit dipercaya.

Elarisse belum tahu, bahwa sejak pertemuan pertama itu, takdir telah mulai menulis kisah mereka.

Dan ketika perasaan mulai tumbuh di antara ketiganya, tidak ada seorang pun yang benar-benar siap dengan akhir dari cerita tersebut.

Dan ketika perasaan mulai tumbuh di antara ketiganya, tidak ada seorang pun yang benar-benar siap dengan akhir dari cerita tersebut

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
The Unspoken Feeling [ END ]Stories to obsess over. Discover now