• • • • •
Dua puluh lima tahun yang lalu, dunia bawah kehilangan rajanya.
Atau setidaknya, itulah kisah yang dipercaya semua orang.
Di lorong-lorong gelap pelabuhan Eropa, di gudang-gudang senjata Meksiko, di laboratorium narkotika Amerika Latin, hingga pasar gelap perdagangan manusia yang tersembunyi di Timur Tengah, satu nama pernah membuat para mafia, kartel, hingga pemerintah menahan napas.
La Casa Oscura.
Yang artinya adalah Klan Kegelapan.
Kartel yang menguasai jalur narkotika lintas benua, perdagangan senjata ilegal, perdagangan manusia, hingga bisnis anggur mewah yang dijadikan kedok pencucian uang miliaran dolar.
Di puncak kejayaannya berdiri seorang pria yang bahkan wajahnya tidak pernah benar-benar diketahui dunia.
Mark Salvator.
Tidak ada foto.
Tidak ada sidik jari.
Tidak ada rekaman suara.
Hanya legenda.
Lalu, pada suatu malam yang dipenuhi kobaran api, seluruh jaringan La Casa Oscura menghilang begitu saja.
Desas-desus menyebar lebih cepat daripada peluru.
"Mark Salvator telah mati."
Tidak ada mayat.
Tidak ada makam.
Tidak ada pelaku.
Namun seluruh dunia mempercayainya.
Perlahan, La Casa Oscura tenggelam ke dalam tidur panjangnya.
Dua puluh lima tahun berlalu.
Sampai akhirnya,
Klan kegelapan itu kembali di bangkitkan.
---
Madrid, Spanyol.
Hujan turun membasahi jalanan tua yang dipenuhi bangunan berarsitektur klasik.
Di sebuah gedung perusahaan megah milik keluarga El Don, seorang pria berdiri di depan jendela kaca setinggi langit-langit.
Jas hitam yang membungkus tubuhnya tampak sempurna.
Rambut hitamnya tersisir rapi.
Tatapan matanya sedingin musim dingin.
Namanya,
Elias Lorcan Montesinos.
Usianya tiga puluh tahun.
Di mata dunia, ia hanyalah seorang pengusaha muda asal Meksiko yang sukses membangun jaringan ekspor anggur internasional.
Tak seorang pun mengetahui bahwa di balik senyum tenangnya dialah pemimpin baru La Casa Oscura.
Seseorang yang mewarisi seluruh kerajaan gelap yang pernah membuat dunia berlutut.
Dan malam itu,
Ia sedang menatap seorang pria tua yang berdiri di ruang rapat.
Matteo El Don.
Pengusaha terpandang, pria yang terlihat terhormat, pria yang dihormati banyak orang.
Namun bagi Lorcan, lelaki itu hanyalah seorang pembunuh.
Pembunuh yang telah merenggut nyawa ibunya dua puluh lima tahun silam.
Lorcan menggenggam gelas anggurnya hingga buku-buku jarinya memutih.
BẠN ĐANG ĐỌC
Crimson Vendetta
Hành động18+ Harap bijak dalam membaca. --- Dia datang membawa cinta, padahal yang digenggamnya hanyalah dendam. Bagi Desdemona, Elias Lorcan Montesinos adalah rumah yang selama ini dia cari. Namun bagi Lorcan, wanita itu hanyalah jalan menuju kehancuran seo...
