We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

01 || One Wish

82 17 7
                                        


🔶🔸🔸⚠️🔸🔸🔶

Dua mode kehidupan.

Mode pagi, mereka menjalani hidup sebagai mahasiswa di salah satu universitas. Berjalan memakai almamater, jaket, atau bahkan hanya kaos karena tidak sempat mandi untuk mengikuti kelas. Kelas dimulai pukul 08.00 pagi, beberapa anomali berangkat pukul 08.10 dan mereka masih bisa bilang "santai aja, masih pagi".

Mode malam, mengambil peran sebagai pelindung galaksi dari orang atau alien yang memanfaatkan power sphere untuk kepentingan pribadi. Terkadang misi membuat mereka keteteran tugas, tapi mereka sadar bahwa hidup mereka di bumi sehingga tidak bisa sembarangan mementingkan TAPOPS.

Lelah pastinya ada, beban moral untuk melindungi galaksi berkat kekuatan elemental yang mereka miliki. Namun di sisi lain, planet mereka tetap bumi sehingga mau tak mau kuliah mengejar pendidikan harus mereka usahakan meskipun lelah menjalani dua mode hidup.

Dua mode hidup lebih baik dari dua muka—

Namun nyatanya kehidupan tujuh bersaudara elemental di kampus jauh dari kata estetis atau tenang. Dengan kepribadian yang bertolak belakang, rumah mereka sudah seperti asrama yang siap meledak setiap pagi.

Gempa

Sebagai Ketua BEM Universitas, Gempa adalah definisi dari "kopi hitam dan kepasrahan." Jam 7 pagi dia sudah rapat dengan rektorat menuntut transparansi UKT. Jam 12 siang mengurus demo mahasiswa. Jam 3 sore dikejar dosen pembimbing karena tugas akhirnya terbengkalai.

Di Rumah, Gempa bertindak sebagai "kepala keluarga" de facto. Kalimat andalannya setiap pulang ke rumah dengan kantung mata hitam adalah, Kalian kalau tidak bisa bantu beresin rumah, minimal jangan bikin roboh.

Halilintar

Hali sama sekali tidak tertarik dengan politik kampus atau popularitas. Dia kuliah untuk lulus, titik. Satu-satunya alasan dia bertahan di kampus sampai sore adalah karena dia ikut ekskul bela diri. Itu pun karena dia butuh tempat legal untuk meluapkan kekesalannya akibat stres kuliah. Dia tipe mahasiswa yang duduk di pojok belakang, pakai hoodie hitam, dan menghilang begitu dosen bilang "Sekian untuk hari ini."

Di Rumah, Hali adalah korban utama dari kebisingan adik-adiknya. Kamarnya adalah zona yang tidak boleh dimasuki siapapun tanpa izin tertulis (atau risiko kena amuk). Setiap kali dia lewat dan ada adik birunya, pasti dijahili "Minggir ada cowok cool mau lewat."

Taufan

Taufan adalah energi murni kampus. Dia menjadi ketua ekskul skateboard, lebih sering terlihat meluncur di koridor koridor fakultas daripada jalan kaki normal. Dialah alasan kenapa ada aturan dilarang main skate di koridor. Nilai akademisnya pas-pasan, tapi koneksinya di mana-mana. Dia sering ditegur satpam karena main di area terlarang. Keahlian utamanya adalah membujuk dosen untuk memberikan perpanjangan tenggat waktu tugas dengan senyuman watadosnya.

Di rumah pun tak ada baiknya, Taufan komplotan utama Blaze. Kalau rumah berisik atau ada barang pecah, 90% pelakunya adalah kombinasi Taufan dan Blaze yang sedang melakukan eksperimen bodoh.

Blaze

Mungkin ini agak mengejutkan, tapi dia menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (Kahim), Blaze memimpin dengan cara yang... unik. Menggebu-gebu, penuh makian penuh kasih sayang, dan sering bertindak dulu baru berpikir. Rapat himpunannya selalu berisik. Seringkali memimpin demo yang berakhir dijitak Gempa sesampainya di rumah karena Gempa selaku BEM menerima laporan tindakan Blaze.

Kalau di rumah, musuh bebuyutan sekaligus sahabat terbaik Ice. Blaze tidak bisa diam, selalu memprovokasi Ice yang sedang tidur, yang biasanya berakhir dengan Blaze dilempar bantal atau disiram air dingin.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 20 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

How To Train Your Willow Wish [Elemental Edition]Stories to obsess over. Discover now