Gang

1.3K 5 0
                                        


Bela adalah gadis polos yang baru saja diterima kerja di salah satu mini market, dia masih kuliah hanya saja dia perlu biaya sehari hari untuk hidup nya yang jauh dari keluarga.

Dia pernah kerja part time di sebuah restoran, hanya saja sang bos terlalu terang-terangan menggoda nya, bahkan sempat memaksa untuk melayani birahi nya, bela yang menolak mengakibatkan dirinya langsung di pecat. memiliki tubuh yang molek bukan berarti dia tidak bersyukur hanya saja kejadian sial karna tubuh nya selalu saja ada.

Karna masih kuliah bela hanya bisa mengambil kerja shift malam, dan pukul 12 malam bela baru saja selesai dan akan pulang.


Suasana jalanan sudah sangat sepi, memasuki gang yang pencahayaan kurang membuat dia sedikit takut. Bela bukan penakut hanya saja bela melihat beberapa pemuda di depan sana dengan beberapa botol yang sudah pasti itu adalah alkohol itu yang membuat nya sedikit takut.

     Berjalan dengan tergesa-gesa membuat beberapa pemuda di sana memperhatikan nya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Berjalan dengan tergesa-gesa membuat beberapa pemuda di sana memperhatikan nya.

"Hai Bel baru pulang?"


"Hai dan i-iya" Bela berhenti sebentar dengan kepala menunduk, Dani salah satu pemuda yang ikut minum dan menyapa Bela, mereka masih satu kampus.

"Mau gue antarin Bel"

"Gak usah makasih, gue duluan ya" Bela buru-buru pergi namun tak lama pundak nya ada yang nepuk.

Bela yang terkejut reflek berbalik melihat ada Dani berdiri di belakang nya. "Dani lo ngagetin"

"Gue antar, yuuk"

Bela mau nolak tapi Dani sudah menggiring nya dengan tangan Dani yang melingkar di pundak nya membuat bela tak nyaman.

Bela mencoba melepaskan tangan Dani dengan pelan tapi tangan Dani malah berpindah ke pinggang ramping Bela yang membuat Bela semakin tersentak.

Bela menatap Dani yang juga sedang menatap nya dengan bibir tersenyum. Jujur saja Dani memang Tampan di kampus saja dia cukup populer bukan karna tampang nya saja tapi karna brengsek nya pun dia terkenal.

Dani meremas pinggang Bela dan menarik semakin dekat.

"Eunghh" Bela kaget dengan lenguhannya sedangkan Dani tersenyum jahil.

"Cuaca cukup dingin ya Bel, mau gue angetin gak??"

Bela menggelengkan kepala ribut "E-enggak"

Dani tiba-tiba memeluk Bela dengan kepala yang mengarah leher jenjang Bela membenamkan wajahnya, Bela ingin mendorong tubuh Dani namun tak cukup kuat.

"Gue dingin Bel"

"Eunghh Dan lo ngapain ciumin leher gue"

"Lo wangi Bel"

"Dan udah geli ahh~"

Dani menghisap dan menggigit leher Bela membuat bela mendesah, tangan nakal Dani mengusap-usap punggung Bela membuat Bela yang awalnya berontak menjadi diam.

Bibir yang awal nya menciumi leher bergerak menuju rahang Bela, saat Bela akan menghindar tangan dengan cepat tangan Dani memegang Tengku Bela dan mengejar bibir ranum Bela lalu- melumat nya dengan kasar. Tangan Bela berada di dada Dani mencoba mendorong untuk menghentikan Dani yang terus melumat bibir nya.

Bela merasakan aroma alkohol dari mulut dari yang terus-menerus melumat bibir nya dan menelasakan lidahnya nya untuk masuk.

"Emhhh nghhhh~"

Melepaskan bibir yang mulai bengkak Dani kembali menciumi leher Bela, mendorong Bela hingga menempel tembok, bibir dan tangan Dani semakin berani menyusuri tubuh Bela dengan tangan berusaha membuka kancing celana Bela dan menurunkan nya.

Jam 12 memang sudah jarang sekali orang lewat gang ini karena pencahayaan yang minim membuat orang enggan untuk lewat.

"Dan gue mohon ja-jangan" Dani membalikkan tubuh Bela menghadap tembok menungging kan nya dengan Dani yang telah mengeluarkan penis dari celananya.

Bela sudah terisak, takut namun tak berani melawan.

"Akhhh~ sa-sakit hiks.."

.

.

.

Cerita full di pdf.
Part 21+ tidak di up di Wp.
Pdf ready.
Harga: 25k
Halaman: 140

KETAGIHAN DI PERKOSAStories to obsess over. Discover now