Gadis cantik bermata hijau menuruni tangga. Tingginya diatas rata-rata perempuan Indonesia di tangan, leher sampai kaki terlilit perban. Mukanya pun lebam. Dia Noreen kakak kembar Mareen.
Gadis itu memakai seragam SMA.
Seragam yang sama dengan adik kembarnya.
Satu bulan ia sampai satu bulan sudah ia beristirahat. Saatnya membantu sang adik.
Wajahnya tegas, datar dan dingin. Jika kalian mau flashback muka Noreen sama persis dengan seorang ayah yang sangat dicintai masyarakat.
Begitu pun Mareen.
Gadis berambut panjang berwarna coklat berbelok ke meja makan. Ia makan bersama ayah dan kedua kakak.
"Ga perlu istirahat lagi?? Badan lo masih kaya gitu."
"Kalau aku istirahat Mareen gimana?? Aku ga mau mama dirawat lagi dirumah sakit. Selama ini papa cuma melaporkan semua tidak bertindak."
"Gue aja gimana??"
"Aku masih mampu kasih pelajaran ke mereka. Abang kerja aja."
"Semalam tidur nyenyak??"
Aku menggeleng.
"Izin ke UKS aja sekalian istirahat sama Mareen."
Aku mengangguk mengiyakan.
Setelah makan aku kesekolah.
Sampai koridor aku dengar berita Mareen di bully lagi.
Berbekal info dari earpod aku jalan ke lapangan.
Melihat Mareen disiksa tanpa di bantu aku maju.
Lapangan yang penuh gelak tawa tiba-tiba senyap. Atmosfir yang lucu berubah tegang. Tanpa di perintah mereka memberi jalan.
Melihat siapa raut wajah mereka memucat. Anak om Geonardo datang.
Yap Geonardo nama ayah kami ia dibunuh oleh musuh, bebuyutannya bersama mama setelah melahirkan kami.
Kemarin aku sudah bunuh mereka sampai ke akar masalah. Mengambil beberapa peninggalan mereka dan langsung pulang.
Bingung dengan perbedaan atmosfer yang mendadak berubah, tidak terdengar suara gelak tawa yang ia dengar cuma suara pembully.
Penasaran Mareen menengadah.
Tatapan kami bertemu detik selanjutnya Mareen berlari ke arahku ia menangis sambil memelukku.
Badan para pembully mematung.
"Ga lihat dia anak siapa?? Apa harus anak perempuan pertama yang turun langsung??"
Deg.
****
Hai hai hai
Selamat datang di cerita keduaku.
Genrenya masih sama balas dendam aku belajar lagi ya. Silahkan taruh komentar di bawah biar aku semakin maju.
Terimakasih sudah baca dan meluangkan waktu kalian.
YOU ARE READING
Noreen & Mareen
RomanceBASE ON DREAM UP HARI RABU DAN SABTU Kehidupan 2 anak kembar identik sedang diuji. Diumur 5 tahun sang kakak bertahan hidup dari siksaan mama. Diusia remaja sangat adik mendapat bullying di sekolah. Bukan karena fisiknya lemah sifat yang sangat ber...
