Bab 1

1.9K 106 14
                                        

Di tengah kemacetan lalu lintas kota Seoul seorang pemuda sedang memukul-mukul setirnya dan mengumpat.

Dia seperti sedang terburu-buru.. rahangnya mengeras, sorot mata tajam, dan bibir mengerucut.. tangannya gemetar..

"Sial sial.. ayolah.. kenapa dari tadi belum lampu hijau juga.." katanya dengan nada kesal.

Keringat dingin mulai membasahi kulitnya. Setelah lampu lalu lintas berubah warna dia memencet klaksonnya dengan tidak sabaran.

"Semoga dia masih menungguku disana." gumamnya dalam hati.

Ckittt...

Suara rem mobil yang membuat hatinya ngilu.. tapi dia malah nyengir dan mengerutkan hidungnya.. sangat lucu dia berlari sekuat tenaga dari parkiran stasiun kereta.

"Tolong aku sekali ini Tuhan.."

Ditengoknya kekanan kekiri sambil berlari kecil menyapu wajah-wajah para calon penumpang. Keringatnya mulai menetes, detak jantungnya berdetak dengan cepat tapi tak nampak wajah orang yang dia cari.

Duarrrr...

Dan tong sampah jadi sasaran kemarahannya.. Orang-orang menatapnya dengan pandangan sinis tapi dia tak peduli.

Dan seseorang berjingkat kaget dari lamunannya.. "ckk..apalagi ini.." katanya dalam hati.

Dia menoleh dari balik tiang, didapatinya pemuda tinggi besar bertatoo itu sedang berkacak pinggang membelakanginya.

Hatinya mencelos.. "dia datang.." matanya bergetar, dan mulai beranjak dari tempat duduknya.

Dengan langkah tenang ia berjalan menuju pemuda putus asa itu. "Bereskan kekacauan ini!!" titahnya.

Deg

Seketika Jungkook memutar badannya dan berkata..
"Kau tidak jadi berangkat?"

Tbc
Bab 1
Sorry for typo

Hai..semua..
Aduh malu...ini book pertama aku, kaku banget bahasanya ya..😅
Cukup segini aja ya..hihi 🤭🤭

MY MOON (END)Where stories live. Discover now