CHAPTER ONE

96 38 15
                                        

🌟 Happy reading 🌟

Pagi ini sangat lah cerah, matahari terbit dan sinar nya menyinari seluruh dunia, terdengar suara burung yang berkicau begitu merdu serta hembusan angin pagi yang terasa sejuk, seorang wanita beranjak bangun dari tempat tidur nya dan melihat ke arah jam yang menunjukkan sudah pukul 06.30.

Ia berjalan menuju ke arah jendela kamar nya yang masih tertutup dengan tirai, ia membuka tirai tersebut serta membuka jendela nya  sambil menghirup udara segar yang berasal dari luar, sudah tiga tahun lebih kekasih nya tidak ada kabar.

Wanita tersebut bernama, Yura Alvina, ia memiliki kekasih yang bernama Orional, atau biasa yang di panggil Rion, pria itu sudah tidak ada kabar tiga tahun lebih ini, tiga tahun yang lalu ia pergi ke singapore untuk mengurus bisnis milik keluarga nya di sana, saat Yura menelpon dan mengirim nya pesan ia tidak pernah mengangkat dan membalasnya.

Lima bulan yang lalu, Yura melihat postingan akun instagram Rion bersama wanita lain, saat Yura berkomentar di postingan tersebut komentar nya malah di hapus dan akun nya di block oleh Rion.

Jika benar wanita itu adalah kekasih nya, Yura akan mengikhlaskan hubungan nya bersama Rion, akan tetapi saat ini Yura hanya ingin kepastian tentang hubungan mereka, ia ingin mendengar ucapan dari Rion langsung, tetapi pria itu malah tidak mau membalas pesan dari nya ataupun mengangkat telponnya.

Yura berjalan menuju ke arah kamar mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor, ia bekerja di perusahaan milik papa nya sendiri, setengah jam kemudian akhirnya ia pun telah selesai bersiap-siap dan kemudian turun ke bawah menuju ke arah ruang makan.

Di ruang makan sudah terlihat ada asisten rumah nya yang sedang menyiapkan sarapan, ia tersenyum ke arah asisten nya itu dan duduk di salah satu kursi yang ada di depan meja makan tersebut, tak lama kemudian papa, mama, dan adik nya pun datang mereka saling menyapa satu sama lain.

"Nanti malam papa sama mama akan ada acara makan malam bersama om Cakra sahabat papa, kalian masih ingatkan? dan kalian berdua juga harus ikut!" Ucap Fandi papa nya.

"Hmm iya pa ingat kok, tapi btw kok tiba-tiba banget makan malam bersama emang nya ada apa pa?" Tanya Tiara anak bungsu nya, alias adik Yura.

"Nanti kalian juga tau sendiri, yang inti nya ada sesuatu yang penting yang akan kita bahas malam ini terutama untuk Yura," Ucap Fandi sambil tersenyum ke arah anak nya itu.

"Aku? Maksud papa gimana?" Tanya Yura seketika menjadi bingung.

"Sudah, nanti kamu juga tau sendiri lebih baik kita sarapan dulu," Ujar Merri alias mama nya.

"Betul kata mama kamu," sambung Fandi.

Yura mengangguk, mereka pun sarapan bersama dengan suasana yang tenang, keluarga mereka juga sangat lah harmonis dan saling perhatian satu sama lain serta juga saling mendukung apapun yang terjadi.

Setelah selesai sarapan mereka pun melanjutkan aktivitas masing-masing, Yura dan papa nya pergi ke kantor, Tiara pergi ke studio karena ada pemotretan untuk sampul majalah hari ini, Tiara adalah seorang model cantik yang terkenal tentu nya ia juga memiliki banyak penggemar, dan Merri, ia tidak bekerja hanya seorang ibu rumah tangga.

Sesampainya di kantor, Yura langsung berjalan menuju ke arah ruangan nya, sesampainya ia di ruangannya gadis itu langsung mulai bekerja,  ia menyala kan komputer yang berada di atas meja tepat nya berada di hadapannya saat ini, ia mengotak atik komputer tersebut dan memeriksa beberapa berkas yang ada di atas meja.

Saat sedang sibuk memeriksa beberapa berkas, handphone milik nya berbunyi menandakan ada sebuah notif pesan yang masuk, Yura mengambil handphone nya itu dari dalam tas nya dan melihat ke arah layar handphone tersebut.

you are mine and my destiny Stories to obsess over. Discover now