Dikejar Anjing

11 1 0
                                        

"Anjing ngejar! anjingnya ngejar! kejar anjing!"

"Eh! kutu kasur, mau rabies lu ye?
kejar tu anjing sekalian gua tumbalin lu!" Imam berlari terbirit-birit secepat yang dia bisa.

"Bisa diem gak! ini gara-gara lu pecicilan!" Dimas menggaplok kepala Imam, hampir saja Iman tersungkur dan mencium jalanan.

"Buset, sakit woy, aduh, Abang Dimas gak kasian ih... sakit hati dedek Abang~..."

"Najis anjing!"

"Ih ... Abang Dimas jahat~..."

"Tunda dulu bekelai oy! manjat pomang depan tu! panjat pomang manjat!" Zaka berlari paling depan, tangannya menunjuk pohon mangga besar dihalaman rumah orang.

"Gaskeun!" Imam menyusul dan langsung melompat ke batang pohon dengan cepat memanjat batang ke atas. Zaka dan Dimas ikut menyusul Imam.

Gukk! arrggg! gukk!

Arggg! gukkk! gukkk!

Dari atas pohon, ke tiganya menatap dua anjing yang mengejar mereka.

"Demi apa? itu anjing mirip Dimas sumpah," Imam terkikik tertahan.

Zaka melihat arah tatapan Imam. "Jangan gitu oy, kasian anjing nya dimirip-miripin sama Dimas," Zaka tertawa ngakak dengan Imam.

Emang sahabat babik. Batin Dimas.

~~ tralala~~

Nama: Zakaria Ilham Markonah Umur: 18 tahun Gender: laki-laki

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Nama: Zakaria Ilham Markonah
Umur: 18 tahun
Gender: laki-laki.

Nama: Zakaria Ilham Markonah Umur: 18 tahun Gender: laki-laki

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Nama: Imam Fadillah
Umur: 18 tahun
Gender: laki-laki.

Nama: Imam Fadillah Umur: 18 tahunGender: laki-laki

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Penghianatan Patriarki Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang