prolog

817 406 74
                                        

Happy reading.

7 tahun lalu dimana Gabriella Shavana Septian, baru saja pindah ke indonesia bersama orang tuanya dan tentu saja ia juga harus pindah sekolah.

Hari ini, senin dimana gadis itu akan menjadi murid di SMA antariksa. Paginya di sambut hangat oleh Syera, ibu  Ella.

Di meja makan rumah kediaman Septian, ada Alando septian sebagai kepala rumah tangga, Syera Ikzana Septian ibu rumah tangga dan kedua anak mereka Fernando Septian anak pertamanya dan Gabriella Shavana Septian anak bungsunya.

"Hari ini kamu akan ke sekolah bersama Ghenan." Ujar Alan memberitahu kepada putrinya bahwa hari ini Ghenan anak dari temannya yang akan mengantar putrinya ke sekolah baru.

Gabriella tampak cemberut. "Kenapa gak sama mas Vernan aja pi?" tanya Ella.

"Ella sayang, mas kan kuliah sedangkan jalannya beda arah, lagian kamu kan masih hari pertama sama nak Ghenan aja." ucap Syera.

"Betul kata mami, dek." Celah Vernan.

Akhirnya dengan sedikit terpaksa, Ella mau dan panjang umur pria itu datang, selesai sarapan mereka ke ruang tamu menemui Ghenan.

"Gimana kabar ayah kamu, Ghenan?" tanya Alan seraya menyeruput kopi hangatnya.

"Baik om."

"Hmm. Ini anak saya Ella, tolong jaga dia di sekolah ini hari pertama dia masuk ke sekolah itu." Pinta Alan sembari menunjukan wujud putrinya pada Ghenan.

Ghenan dengan wajah tanpa ekspresi menatap gadis itu dari atas sampai bawah.

"Pi!, Ella udah gede gak perlu di jaga segala!" Gadis itu memberontak, tak ingin di jaga.

"Sudah, berangkat saja nanti telat."

☆☆☆

Selesai dari ruang guru, gadis itu berjalan ke arah kelasnya XI MIPA 4. Saat melangkah masuk ke dalam kelas itu, pandangannya teralihkan  pada pria tampan yang duduk di bangku barisan tengah, wajah itu yang Ella lihat pagi tadi. Ternyata ia sekelas dengan Ghenan anak teman sang ayah.

Ella segera melangkah masuk. "Selamat pagi anak - anak." Ucap ibu Winda.

"Pagi buk!" Ucap mereka sekelas secara bersamaan.

"Ok, jadi hari ini kita kedatangan murid pindahan dari Jerman── silahkan perkenalkan dirimu Nak." Pinta buk winda pada Ella.

"Hai semua, nama saya Gabriella Shavana Septian, panggil aja Gabriella? Or Ella?." ucap gadis itu memperkenalkan dirinya.

"Baiklah Gabriella, duduk di bangku kosong itu." Ujar ibu Winda seraya menunjuk bangku kosong di barisan tengah, di belakang bangku Ghenan. Gadis itu berjalan, dan duduk di bangku itu.

"Hi Ghenan." Sapa Ella, namun tak ada suara dari depannya.

Seorang anak laki - laki yang duduk di samping bangku Ghenan, mendongak kebelakang, lalu kembali menatap Ghenan. "Nan, lo kenal sama murid baru ini?" tanya Aska sahabat dekat Ghenan.

"Gak." jawab Ghenan.

Gabriella yang tak sengaja mendengar itu kebingungan. "Loh, bukannya lo anaknya temen papi gue?"

Ghenan mendongak kebelakang, ia menatap gadis yang tengah bertanya itu dengan datar. " Lo bisa diem gak?, berisik banget jadi cewek, pelajaran udah mau di mulai.gua gak suka berisik!"

"Gue berisik?" Beo Ella, menunjuk dirinya sendiri seraya mulutnya terbuka sedikit. Aska terkekeh, tak heran lagi ia kepada sahabatnya ini.

Gimana prolog nya? Semoga suka yaw, jangan lupa support aku dengan VOTE!


Ghenan [OG]Where stories live. Discover now