Prakata

68 9 0
                                        

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Segala puji bagi Allah SWT, Sang Maha Pengatur Takdir, yang telah memberikanku kesempatan, waktu, dan kekuatan untuk senantiasa berupaya menyelesaikan kumpulan cerpen Melodi Takdir ini. Tanpa rahmat dan izin-Nya, barisan kata ini tidak akan pernah tersusun menjadi kisah yang dapat dibaca dan dirasakan.

Terima kasih kepada diri sendiri, untuk tetap bertahan, untuk tidak menyerah pada hari-hari di mana menulis terasa sulit, dan untuk terus percaya bahwa setiap kata yang dituliskan memiliki makna. Menulis bukan sekadar merangkai cerita, tetapi juga sebuah perjalanan menemukan diri, memahami emosi, dan mengabadikan kenangan dalam bentuk kisah.

Kepada suami tercinta, terima kasih telah menjadi sandaran dan teman berbagi dalam setiap suka dan duka. Kesabaran dan dukunganmu adalah kekuatan yang selalu mendorongku untuk melangkah lebih jauh. Untuk anakku, engkau adalah sumber inspirasi yang tak ternilai. Senyummu adalah cahaya yang membuat dunia terasa lebih indah, dan kehadiranmu selalu mengingatkanku untuk terus berkarya.

Menulis bagiku sebagai sumber kekuatan untuk menyembuhkan dan perjalanan panjang yang penuh dengan emosi, tantangan, dan kebahagiaan. Melodi Takdir lahir dari kecintaanku pada musik dan cerita, khususnya lagu-lagu BTS yang begitu kaya makna. Setiap cerpen dalam buku ini adalah cerminan dari perasaan-perasaan yang terjalin dalam melodi dan lirik yang menginspirasi.

Semoga Melodi Takdir dapat menghadirkan makna dan resonansi bagi setiap pembaca. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk menyelami kisah-kisah dalam buku ini.

Salam hangat,
[Suci Asdhan]

Melodi TakdirWhere stories live. Discover now